— Mercedes menunjukkan dominasinya pada sesi kualifikasi Formula 1 GP Australia 2026, sementara pembalap McLaren, Oscar Piastri, mengakui timnya tidak secepat yang diharapkan meski tampil impresif pada latihan Jumat.

Piastri, yang menjadi tercepat pada latihan bebas, harus puas menempati posisi kelima pada kualifikasi, tertinggal lebih dari 0,8 detik dari George Russell yang meraih pole position. Rekan setim Piastri, Lando Norris, berada di posisi keenam, menunjukkan tantangan konsistensi McLaren di mobil generasi baru.

Baca Juga: Starting Grid F1 GP Australia 2026: George Russell Raih Pole Position, Verstappen Start dari Belakang

Dominasi Mercedes di Melbourne

George Russell memimpin kualifikasi dengan catatan waktu 1:18,991, diikuti rekan setimnya, Lewis Hamilton, yang menempati posisi kedua dengan selisih sekitar 0,3 detik. Dominasi Mercedes menegaskan prediksi banyak pengamat bahwa tim ini menjadi kandidat kuat juara musim 2026, terutama dengan mobil baru yang mengutamakan manajemen energi hybrid.

Piastri menyatakan bahwa perbedaan performa terlihat jelas pada kecepatan mobil di lintasan lurus, di mana McLaren masih tertinggal.

“Latihan Jumat memberi gambaran terlalu optimistis. Kami merasa berada dalam persaingan, tapi setelah FP3 jelas kami tidak secepat Mercedes,” ujar Piastri.

Ia menambahkan, tantangan mobil baru terutama terlihat di pengelolaan energi, di mana pembalap harus menyeimbangkan antara mengumpulkan energi (harvesting) dan menggunakannya saat lap cepat.

Kompleksitas Mobil Generasi Baru

Perubahan regulasi F1 2026 membuat strategi kualifikasi menjadi jauh lebih kompleks. Pembalap harus menyesuaikan lift-and-coast, penggunaan baterai, dan distribusi tenaga secara akurat untuk menghindari kehilangan waktu di lap cepat.

“Cara Anda harus mencoba untuk lebih cepat sangat kompleks. Cara natural untuk mendorong mobil tidak selalu bekerja, mungkin perlu ada lebih banyak restriksi atau pendekatan berbeda,” kata Piastri.

Ia juga menekankan bahwa kondisi sirkuit Albert Park yang energy-starved membuat perbedaan performa tim terlihat jelas. Di beberapa tikungan, McLaren kehilangan hingga 450 tenaga kuda dibanding Mercedes.

Baca Juga: Mobil Baru F1 2026 Bikin Kualifikasi GP Australia Diprediksi Berjalan Sulit

Rekan setim Piastri, Lando Norris, dan pembalap Red Bull, Max Verstappen, juga menyoroti tantangan mobil baru F1 2026. Masalah utama termasuk ketidakpastian penggunaan energi, perubahan kecepatan akibat harvesting, dan penyesuaian strategi untuk lap cepat.

“Ini sangat rumit, terutama untuk kualifikasi. Semua harus diatur dengan tepat agar bisa mendorong mobil,” ujar Sergio Perez dari Cadillac yang menguatkan komentar para pembalap lain.

Fakta Penting Kualifikasi GP Australia 2026

  • George Russell (Mercedes): Pole position, 1:18,991
  • Lewis Hamilton (Mercedes): P2, selisih +0,307 detik
  • Oscar Piastri (McLaren): P5, selisih +0,842 detik
  • Lando Norris (McLaren): P6, selisih +0,950 detik
  • Regulasi F1 2026 menekankan manajemen energi hybrid dan distribusi daya baru yang memengaruhi strategi kualifikasi.

Baca Juga: Kisruh Regulasi F1 2026 di GP Australia, FIA Batalkan Keputusan Hanya dalam Hitungan Jam

Dengan hasil ini, Mercedes kembali menegaskan dominasi awalnya, sementara McLaren harus menyesuaikan strategi untuk balapan Minggu. Tantangan utama adalah mengoptimalkan mobil baru agar bisa bersaing dalam kondisi energy-starved dan lintasan yang padat dengan 22 mobil.