— Para pembalap Formula 1 memperingatkan bahwa kualifikasi F1 GP Australia 2026 di Sirkuit Albert Park, Melbourne diperkirakan akan menjadi salah satu sesi tersulit dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini terutama disebabkan oleh mobil baru musim 2026 dengan regulasi teknis dan sistem manajemen energi yang lebih kompleks.

Perubahan besar pada power unit Formula 1 2026 menuntut pembalap untuk menyeimbangkan antara pengumpulan energi (harvesting) dan penggunaan energi saat lap cepat. Banyak pembalap mengaku kesulitan memprediksi kapan mobil dapat digeber secara optimal.

Baca Juga: Hasil Latihan F1 GP Australia 2026 Hari Pertama: Oscar Piastri Tercepat, Mercedes Tempel Ketat

Pembalap Alex Albon dari Williams, yang menempati posisi 15 pada latihan Jumat, menyebut perbedaan kecepatan antar mobil saat harvesting “tidak selalu masuk akal” dan memperingatkan tantangan sebenarnya belum terlihat.

“Ini akan sangat sulit. Saat ini kami belum melihat yang terburuk, dan bahkan sekarang sudah cukup menantang. Kadang-kadang pada beberapa lap Anda kehilangan atau mendapatkan banyak waktu, itu tidak selalu masuk akal di belakang kemudi,” ujar Albon.

Sergio Perez dari Cadillac menyatakan, kompleksitas mobil baru membuat kualifikasi “gila”. Ia menekankan pentingnya manajemen baterai agar lap cepat bisa dieksekusi dengan baik.

“Ini sangat rumit, terutama untuk kualifikasi. Saya harus menunggu baterai cukup untuk lap, sementara pembalap lain bisa berada di depan. Semua harus diatur dengan tepat agar bisa mendorong,” kata Perez.

Oscar Piastri Prediksi Kualifikasi Sulit

Pembalap McLaren Oscar Piastri, tercepat pada latihan Jumat, mengakui bahwa tim dan pembalap “belum tahu seberapa sulit” kualifikasi akan berlangsung.

“Latihan saat ini sangat menantang jika urutannya tidak pas dengan orang lain. Sebagian besar dari kami memulai lap dari tengah pit straight, jadi menilai mobil di depan sangat sulit,” ujar Piastri.

Ia menambahkan, ada “quirk” atau keanehan teknis yang harus dipelajari sepanjang akhir pekan. Semua tim kemungkinan besar akan menemukan banyak hal baru saat mengevaluasi data dari latihan menuju sesi kualifikasi.

“Ini akan jadi akhir pekan yang menarik. Semua orang akan belajar banyak semalaman tentang bagaimana menempatkan mobil pada kondisi terbaik,” kata Piastri.

Q1 Diprediksi Menjadi Sesi Paling Rumit

Selain masalah manajemen energi, 22 mobil yang tersebar di sirkuit sepanjang 5,3 km membuat Q1 menjadi sesi sulit. Piastri menekankan pentingnya fokus pada lap sendiri dan tidak mengandalkan strategi pembalap lain.

“Kuncinya adalah mengambil tanggung jawab sendiri. Kita harus membuat beberapa lap bagus, satu lap per pembalap untuk memastikan lolos ke Q2. Setelah itu, segalanya sedikit lebih mudah. Kontrol nasib sendiri adalah cara terbaik,” ujarnya.

Baca Juga: Oscar Piastri Tercepat di FP F1 GP Australia 2026, Tapi McLaren Akui Masih Tertinggal

Dengan kompleksitas mobil baru, manajemen energi yang ketat, dan persaingan ketat antar tim, kualifikasi F1 GP Australia 2026 diperkirakan akan menjadi sesi yang penuh drama dan tidak terduga.