— Pembalap McLaren, Oscar Piastri, mengakui timnya belum memiliki performa terbaik meski berhasil mencatat waktu tercepat pada hari pertama Formula 1 GP Australia 2026 di Sirkuit Albert Park, Melbourne.

Piastri menutup sesi latihan Jumat sebagai pembalap tercepat dengan catatan 1 menit 19,729 detik, mengungguli pembalap Mercedes Andrea Kimi Antonelli dan George Russell. Namun, pembalap tuan rumah itu menilai McLaren masih sedikit tertinggal dari rival utama seperti Mercedes dan Ferrari.

Baca Juga: Hasil Latihan F1 GP Australia 2026 Hari Pertama: Oscar Piastri Tercepat, Mercedes Tempel Ketat

Piastri Tetap Realistis Meski Jadi yang Tercepat

Meski berada di puncak catatan waktu, Piastri tidak terlalu terbuai dengan hasil tersebut. Ia menilai performa McLaren belum sepenuhnya optimal, terutama jika semua tim mampu memaksimalkan potensi mobil mereka.

“Saya selalu merasa kami hanya sedikit tertinggal dari Mercedes dan Ferrari,” kata Piastri.

“Saya masih optimistis bahwa jika kami bisa menempatkan semuanya pada kondisi yang lebih optimal, mungkin kami belum punya performa absolut terbaik ketika semua tim berada di 100 persen, tetapi kuncinya adalah seberapa dekat kami bisa mencapai 100 persen itu.”

Menurutnya, pada awal era mobil baru Formula 1 musim 2026, tim yang mampu membuat mobil bekerja sesuai ekspektasi akan mendapatkan keuntungan besar dalam hal waktu lap.

FP1 Jadi Sesi Paling Sulit

Piastri mengungkapkan bahwa sesi latihan pertama (FP1) menjadi salah satu sesi paling sulit yang pernah ia jalani selama kariernya di Formula 1.

Pada sesi tersebut, McLaren mengalami beberapa masalah teknis yang membuat program latihan menjadi tidak ideal.

“FP1 sangat sulit, mungkin sesi paling rumit yang pernah saya jalani,” kata Piastri.

Namun situasi mulai membaik pada sesi latihan kedua (FP2). Ia mengatakan tim berhasil menemukan konsistensi yang lebih baik pada mobilnya.

“FP2 terasa lebih normal. Semuanya berjalan lebih lancar dan kami bisa menemukan konsistensi yang lebih baik serta membuat mobil bekerja sesuai ekspektasi.”

Persaingan Ketat di Awal Era Baru F1

Musim Formula 1 2026 menjadi era baru bagi kejuaraan dunia balap tersebut setelah penerapan regulasi teknis terbaru pada mobil.

Perubahan besar pada desain aerodinamika dan sistem power unit membuat banyak tim masih berusaha memahami karakter mobil mereka masing-masing.

Piastri menilai kondisi ini membuat perbedaan waktu antar tim sangat bergantung pada kemampuan mereka mengoptimalkan performa mobil.

“Saat ini jika mobil bisa bekerja seperti yang diharapkan, Anda bisa menemukan banyak waktu lap,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui masih perlu menganalisis lebih jauh performa McLaren pada simulasi balapan jarak panjang.

Lando Norris Alami Hari yang Sulit

Sementara itu, rekan setim Piastri sekaligus juara dunia bertahan, Lando Norris, mengalami hari yang jauh lebih menantang.

Norris hanya mampu menyelesaikan tujuh lap pada sesi FP1 akibat masalah reliabilitas pada mobilnya. Setelah kembali ke lintasan pada FP2, pembalap asal Inggris tersebut mencatat waktu yang menempatkannya di posisi ketujuh, sekitar satu detik lebih lambat dari Piastri.

McLaren Fokus Maksimalkan Persiapan Kualifikasi

Kepala desainer McLaren, Rob Marshall, mengatakan tim masih memiliki banyak pekerjaan untuk menyempurnakan performa mobil menjelang sesi kualifikasi.

Menurutnya, tim akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setelan mobil, manajemen ban, serta optimasi unit tenaga sebelum sesi penting tersebut.

“Kami berada pada posisi yang cukup baik untuk menyempurnakan setelan mobil, tetapi kami masih akan mengevaluasi di mana saja kami bisa membuat kemajuan,” kata Marshall.

Ia juga menegaskan bahwa dengan waktu latihan yang terbatas sebelum kualifikasi, presisi dalam persiapan akan menjadi faktor yang sangat penting.

Baca Juga: Leclerc Khawatir Ferrari Tertinggal, Sebut Mercedes Terlalu Kuat di F1 GP Australia 2026

“Semua tim masih menyempurnakan pendekatan mereka. Kami melihat peningkatan dari FP1 ke FP2 dan berharap bisa bersaing dalam perebutan posisi depan saat kualifikasi.”

Dengan performa awal yang menjanjikan dari Piastri serta potensi yang masih bisa dikembangkan, McLaren diperkirakan akan menjadi salah satu penantang kuat pada seri pembuka F1 GP Australia 2026.