Ihram.co.id — Kembalinya seri Brasil ke kalender MotoGP 2026 langsung mencuri perhatian dengan catatan statistik unik. Balapan yang digelar di Autodromo Internacional de Goiania tidak hanya menjadi ajang comeback setelah absen lama, tetapi juga mencetak rekor sebagai salah satu balapan paling ekstrem musim ini.
MotoGP Brasil 2026 dijadwalkan berlangsung selama 31 lap, menjadikannya balapan dengan jumlah putaran terbanyak di kalender musim ini.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Brasil 2026 di Goiania, Jam Tayang WIB dan Cara Nonton
Jumlah tersebut melampaui seri lain seperti GP Jerman di Sachsenring yang sebelumnya dikenal memiliki jumlah lap tinggi dengan 30 putaran.
Dengan total lap lebih banyak, pembalap dituntut menjaga konsistensi performa, strategi ban, serta ketahanan fisik sepanjang balapan.
Lap Time Tercepat Musim Ini
Tak hanya soal jumlah lap, sirkuit Goiânia juga diprediksi menghasilkan waktu putaran tercepat di MotoGP 2026.
Dengan panjang lintasan sekitar 3,83 km dan hanya 14 tikungan—didominasi tikungan kanan—lap time diperkirakan berada di kisaran 1 menit 16 detik.
Sebagai perbandingan, Sachsenring yang lebih pendek justru memiliki catatan waktu lebih lambat karena karakter lintasan yang lebih teknis dan berliku.
Kombinasi ini menjadikan Goiânia sebagai salah satu trek dengan kecepatan rata-rata tinggi.
Meski bukan sirkuit baru secara sejarah, Goiânia terakhir kali menggelar grand prix pada akhir 1980-an. Kini, setelah mengalami berbagai pembaruan termasuk pelapisan ulang aspal, karakter lintasan berubah signifikan.
Minimnya data MotoGP modern membuat semua tim harus beradaptasi cepat. Terlebih, kondisi lintasan sempat terdampak banjir beberapa hari sebelum balapan, yang berpotensi memengaruhi grip dan kebersihan aspal.
Baca Juga: Spesifikasi Ban Michelin di MotoGP Brasil 2026 Berpotensi Untungkan Ducati, Ini Alasannya
Sejarah MotoGP di Brasil
Brasil memiliki sejarah panjang di MotoGP, meski tidak selalu menjadi tuan rumah tetap.
Balapan GP Brasil pertama di Goiânia pada 1987 dimenangkan oleh Wayne Gardner. Edisi berikutnya dimenangkan Eddie Lawson (1988) dan Kevin Schwantz (1989).
MotoGP kemudian kembali pada 1992 di Interlagos sebelum berpindah ke Rio de Janeiro hingga 2004. Di era tersebut, Valentino Rossi mendominasi awal 2000-an, sementara kemenangan terakhir diraih Makoto Tamada.
Kombinasi jumlah lap yang banyak dan waktu putaran yang cepat membuat MotoGP Brasil 2026 diprediksi berlangsung lebih intens dibanding seri lain.
Lintasan pendek juga berpotensi membuat jarak antar pembalap semakin rapat, meningkatkan peluang duel sengit dan aksi salip-menyalip sepanjang lomba.
Baca Juga: Sirkuit Goiania Disebut Sempit, Luca Marini Prediksi Balapan MotoGP Brasil Lebih Ketat
Dengan berbagai faktor tersebut, MotoGP Brasil 2026 tidak hanya menjadi ajang comeback bersejarah, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu balapan paling menarik dalam kalender MotoGP 2026.
Ikuti Ihram.co.id
