Ihram.co.id — Pasar mobil listrik Indonesia terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki 2026, konsumen kini dapat membeli mobil listrik baru dengan harga mulai Rp 170 jutaan, sekaligus menikmati jarak tempuh yang semakin kompetitif, bahkan menembus hingga 380 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Fenomena ini menandai fase baru adopsi kendaraan listrik di Tanah Air, di mana harga tidak lagi menjadi hambatan utama. Sejumlah pabrikan, terutama asal China, agresif menghadirkan mobil listrik berbiaya rendah dengan spesifikasi yang kian relevan untuk kebutuhan mobilitas harian masyarakat perkotaan.
Segmen mobil listrik di bawah Rp 300 juta kini tidak lagi didominasi satu atau dua model. Beragam pilihan hadir, mulai dari city car berukuran ringkas hingga hatchback dengan kapasitas baterai lebih besar. Mayoritas model di kelas ini memanfaatkan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dikenal stabil, tahan lama, dan efisien untuk penggunaan jangka panjang.
Selain harga yang semakin kompetitif, sejumlah model juga telah memenuhi syarat insentif kendaraan listrik dari pemerintah, sehingga banderolnya menjadi lebih terjangkau bagi konsumen.
Changan Lumin EV

Salah satu pemain utama di segmen mobil listrik terjangkau adalah Changan Lumin EV. Kendaraan ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp 178 juta.
Meskipun berdimensi ringkas, Changan Lumin EV dirancang untuk empat penumpang. Ditenagai oleh baterai LFP berkapasitas 28,08 kWh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 301 km berdasarkan pengujian NEDC.
Motor listriknya menghasilkan tenaga 35 kW dengan torsi 83 Nm, cukup responsif untuk kebutuhan perkotaan. Jarak tempuh ini menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan harian dengan efisiensi tinggi.
Wuling Air ev

Wuling Air ev terus menjadi favorit di pasar mobil listrik Indonesia, menawarkan beberapa varian yang masuk dalam kategori harga di bawah Rp 300 juta.
Wuling Air ev Varian Lite Standard Range dibanderol mulai dari Rp 184 juta. Varian ini ditenagai motor listrik 30 kW dengan baterai 17,3 kWh yang mampu menempuh jarak sekitar 200 km. Terdapat pula varian Lite Long Range yang dibanderol sekitar Rp 214 juta hingga Rp 251 juta, dengan jarak tempuh mencapai 300 km.
Mobil listrik Wuling dikenal unggul dalam kepraktisan dan kemudahan penggunaan di perkotaan, serta dilengkapi fitur esensial seperti power steering, ABS, dan EBD.
Seres E1

Seres E1 turut meramaikan segmen mobil listrik murah dengan harga mulai Rp 189 juta untuk varian B-Type dan Rp 219 juta untuk varian L-Type. Jarak tempuh yang ditawarkan berada di kisaran 180 kilometer untuk B-Type dan 220 kilometer untuk L-Type.
Dengan bodi kompak dan radius putar kecil, Seres E1 dirancang untuk penggunaan dalam kota, terutama di wilayah dengan kepadatan lalu lintas tinggi.
BYD Atto 1

BYD Atto 1 menjadi salah satu pilihan menarik dengan harga mulai Rp 195 juta saat peluncuran. Varian termurahnya dibanderol Rp 199 juta dan dilengkapi baterai 30,08 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 km. Varian tertingginya, yang berharga Rp 235 juta, memiliki baterai 38,88 kWh dengan jarak tempuh hingga 380 km.
Keunggulan mobil listrik BYD ini adalah dukungan pengisian daya DC fast charging, sebuah fitur yang belum umum ditemukan pada mobil listrik murah.
Baca Juga: Laku 22.582 Unit, BYD Atto 1 Jadi Mobil Listrik Terlaris di Indonesia Sepanjang 2025
Wuling BinguoEV Lite

Wuling BinguoEV Lite hadir sebagai opsi mobil listrik bergaya retro-modern dengan harga Rp 279 juta untuk varian Lite. Varian ini menawarkan jarak tempuh yang baik, meskipun spesifikasi detail jarak tempuhnya untuk varian Lite belum terperinci dalam sumber yang tersedia, namun varian Binguo EV secara umum memiliki pilihan jarak tempuh 333 km dan 410 km.
BinguoEV secara keseluruhan dirancang sebagai city car yang nyaman dan efisien, melanjutkan kesuksesan model listrik Wuling sebelumnya.
Geely EX2

Geely EX2 resmi meluncur di pasar Indonesia dan menambah pilihan mobil listrik di bawah Rp 300 juta. Mobil ini ditawarkan dengan harga mulai Rp 229,9 juta on the road Jakarta untuk varian Pro dalam program harga perkenalan, sementara harga normalnya berada di kisaran Rp 255 juta.
Geely juga menyediakan varian Max yang dibanderol sekitar Rp 259,9 juta pada masa promo, dengan harga normal mendekati Rp 285 juta. Seluruh varian Geely EX2 masih berada di bawah ambang Rp 300 juta.
Geely EX2 dibekali baterai berkapasitas sekitar 30 kWh dengan jarak tempuh klaim hingga 300 kilometer, tergantung standar pengujian. Mobil ini diposisikan sebagai city car listrik dengan kabin fungsional dan efisiensi tinggi untuk penggunaan harian.
Dengan semakin banyaknya mobil listrik baru yang ditawarkan mulai Rp 170 jutaan dan jarak tempuh mencapai ratusan kilometer, kepemilikan kendaraan listrik kini semakin terbuka bagi masyarakat luas. Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring bertambahnya model baru dan semakin luasnya infrastruktur pengisian daya di Indonesia.
Ikuti Ihram.co.id
