Ihram.co.id — Bayer Leverkusen bertekad meraih hasil positif saat bertandang ke markas Olympiakos di leg pertama play-off Liga Champions musim 2025/2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Karaiskakis Stadium pada Kamis, 19 Februari 2026, pukul 03.00 WIB.
Kemenangan 2-0 atas Bayer Leverkusen pada pertemuan sebelumnya di fase grup menjadi modal psikologis berharga bagi Olympiakos. Hasil tersebut mengakhiri tren negatif mereka yang tanpa kemenangan dalam 13 laga melawan klub Jerman di kompetisi UEFA. Di bawah asuhan pelatih Jose Luis Mendilibar, Olympiakos dikenal dengan kombinasi disiplin taktik dan kualitas lini serang yang tajam, diperkuat status mereka sebagai juara UEFA Europa Conference League 2024.
Namun, performa domestik Olympiakos belakangan ini menunjukkan penurunan, terlihat dari kekalahan 0-1 dari Panathinaikos dan hasil imbang tanpa gol melawan Levadiakos. Lini depan mereka dilaporkan belum menemukan kembali ketajaman yang konsisten.
Sebaliknya, Bayer Leverkusen datang dengan momentum positif. Tim asuhan Kasper Hjulmand baru saja meraih kemenangan telak 4-0 atas St. Pauli di Bundesliga, yang memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi enam pertandingan di semua kompetisi. Grafik permainan Leverkusen menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang musim ini, dengan produktivitas gol yang impresif, total 97 gol dari 29 laga domestik dan Eropa.
Perkiraan Susunan Pemain dan Taktik
Dalam menghadapi laga penting ini, kedua tim memiliki tantangan tersendiri terkait ketersediaan pemain. Olympiakos dipastikan kehilangan gelandang Theofanis Bakoulas akibat cedera lutut. Bek Francisco Ortega dan penyerang Mehdi Taremi masih berstatus meragukan setelah absen pada pertandingan akhir pekan, sementara Taremi juga terancam sanksi larangan bermain jika menerima kartu kuning lagi, bersama Santiago Hezze dan Dani Garcia.
Panagiotis Retsos diprediksi akan menjadi pemain kunci di lini belakang Olympiakos, mengingat pengalamannya pernah membela Leverkusen. Formasi 4-2-3-1 diperkirakan akan digunakan oleh Jose Luis Mendilibar, dengan fokus pada serangan balik cepat dan soliditas pertahanan.
Di kubu Leverkusen, Eliesse Ben Seghir masih absen karena cedera pergelangan kaki, dan kiper Mark Flekken masih dalam pemulihan, sehingga Janis Blaswich kembali dipercaya mengawal gawang. Nathan Tella juga absen akibat cedera kaki. Patrik Schick diperkirakan akan memimpin lini depan, didukung oleh ancaman dari sisi kiri yang sering diciptakan oleh Alejandro Grimaldo, yang telah mencetak gol dalam tiga dari empat laga terakhir Leverkusen di Liga Champions.
Pelatih Leverkusen, Kasper Hjulmand, dikenal dengan gaya bermain yang fleksibel dan menekankan penguasaan bola. Ia sering menggunakan formasi 4-3-3 dengan penekanan pada pergerakan pemain sayap yang dinamis dan transisi cepat dari pertahanan ke serangan. Namun, Hjulmand juga mampu mengadaptasi taktiknya dengan formasi lain seperti tiga bek tengah, tergantung pada lawan dan situasi pertandingan.
Rekor Pertemuan dan Analisis
Secara historis, kedua tim telah bertemu sebanyak tiga kali. Olympiakos unggul dengan dua kemenangan, termasuk kemenangan 2-0 pada pertemuan terakhir di fase grup musim ini, sementara Leverkusen meraih satu kemenangan. Pertemuan sebelumnya pada musim 2002/03 menunjukkan kedua tim saling mengalahkan di kandang masing-masing.
Leverkusen memiliki catatan tandang yang kurang memuaskan di Yunani. Dari empat kunjungan terakhir ke Yunani di kompetisi UEFA sejak tahun 2000, mereka meraih dua hasil imbang dan dua kekalahan, serta gagal mencetak gol dalam tiga dari empat pertandingan tersebut. Catatan Leverkusen di fase gugur Liga Champions secara keseluruhan juga menantang, dengan persentase kemenangan terendah di antara klub yang telah memainkan setidaknya 10 pertandingan di fase gugur.
Robert Andrich, gelandang Leverkusen, menyadari pentingnya mengendalikan atmosfer di Karaiskakis Stadium. “Kami sekarang sudah familiar dengan atmosfernya, yang bisa menjadi keuntungan,” ujar Andrich, merujuk pada pengalaman mereka sebelumnya di Yunani. “Ini akan menjadi pertandingan yang sulit lagi. Kami punya beberapa peluang bagus di laga terakhir yang tidak kami manfaatkan. Tentu saja, Anda tidak bisa mengabaikan atmosfernya.”
Meskipun demikian, Leverkusen datang dengan kepercayaan diri dari performa impresif mereka baru-baru ini. Sejak kekalahan dari Olympiakos di fase grup, Leverkusen belum terkalahkan dalam enam pertandingan di semua kompetisi, dengan lima kemenangan dan satu hasil imbang. Peningkatan stabilitas dan ketajaman penyelesaian akhir menjadi modal penting bagi tim asal Jerman ini.
Prediksi Skor
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung terbuka dengan peluang mencetak gol di kedua sisi. Leverkusen tampak lebih stabil secara performa, namun Olympiakos memiliki rekam jejak positif saat menjamu tim asal Jerman dan dukungan penuh dari publik sendiri. Analisis menunjukkan potensi skor imbang, namun Leverkusen memiliki keunggulan dalam konsistensi permainan. Prediksi skor akhir mengarah pada hasil imbang 1-2.
Ikuti Ihram.co.id
