— AS Monaco secara resmi telah mengeluarkan Paul Pogba dari daftar skuad mereka untuk putaran gugur Liga Champions. Keputusan ini diambil menjelang pertandingan krusial melawan Paris Saint-Germain di babak play-off yang akan menentukan kelolosan ke babak 16 besar. Pemain veteran Prancis yang pernah menjadi juara dunia ini masih berjuang untuk mengembalikan kariernya setelah periode yang panjang dan sulit di luar lapangan hijau.

Absennya Pogba dari skuad Liga Champions merupakan pukulan telak lainnya bagi ambisi sang pemain untuk kembali menemukan performa terbaiknya. Sebelumnya, Pogba telah dimasukkan dalam daftar skuad timnya untuk paruh pertama musim ini, meskipun ia terus menerus dibekap cedera dan fokus pada pemulihan kebugaran penuh. Kini, ia dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam pertandingan melawan juara bertahan Prancis di kancah Eropa.

Masalah Kebugaran dan Cedera Berulang

Musim debut Paul Pogba di Ligue 1 bersama AS Monaco diwarnai oleh berbagai kendala. Sejak bergabung pada Agustus 2025 dengan kontrak dua tahun, kariernya di Prancis lebih banyak diinterupsi oleh cedera dan minimnya ritme permainan. Menurut laporan L’Équipe, Pogba saat ini tengah berjuang mengatasi cedera betis yang kembali kambuh. CEO AS Monaco, Thiago Scuro, menyatakan bahwa belum ada tanggal pasti kapan pemain berusia 32 tahun itu dapat kembali merumput.

Situasi ini membuat Pogba hanya mampu bermain dalam tiga pertandingan sejauh ini untuk klubnya, semuanya di Ligue 1. Kondisi ini sangat jauh dari harapan klub saat merekrutnya untuk menambah pengalaman dan kualitas di lini tengah tim. UEFA memperbolehkan klub untuk melakukan perubahan pada daftar skuad mereka sebelum babak gugur dimulai, dan Monaco secara resmi telah mengeluarkan Pogba dari daftar yang akan mereka ajukan.

Skorsing dan Dampaknya

Selain masalah cedera, Pogba juga masih harus menjalani skorsing akibat kasus doping. Ia dinyatakan positif menggunakan zat terlarang pada Agustus 2023 saat masih membela Juventus. Pengadilan Italia awalnya menjatuhkan hukuman larangan bermain selama empat tahun pada Maret 2024, namun hukuman tersebut berhasil dikurangi menjadi 18 bulan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada November 2024.

CAS menerima argumen bahwa Pogba mengonsumsi DHEA secara tidak sengaja dari suplemen yang diresepkan oleh dokternya di Amerika Serikat, namun tetap menyatakan pemain tersebut “tidak lepas dari kesalahan” karena kelalaiannya sebagai atlet profesional.

Larangan bermain yang dimulai sejak November 2024 ini semakin memperpanjang masa absennya. Meskipun skorsing tersebut secara resmi berakhir pada Maret 2025, rentetan cedera yang dialaminya sejak saat itu membuatnya belum bisa kembali ke lapangan dalam kondisi prima. Kontraknya dengan Juventus juga telah diakhiri secara mutualisme sebulan setelah pengurangan hukuman.

Perubahan Skuad Monaco

Selain Pogba, AS Monaco juga tidak menyertakan dua pemain lain dalam skuad Liga Champions mereka, yaitu Takumi Minamino dan Mohammed Salisu. Keduanya mengalami cedera lutut serius yang diperkirakan akan membuat mereka absen dalam waktu lama. Keputusan ini memang sudah dapat diprediksi mengingat kondisi kedua pemain tersebut.

Sebagai gantinya, Monaco menambahkan pemain rekrutan musim dingin, Wout Faes, ke dalam skuad. Bersama dengan Simon Adingra dan Krépin Diatta, mereka diharapkan dapat memperkuat tim dalam menghadapi laga-laga penting di sisa kompetisi Liga Champions. Monaco akan menghadapi Paris Saint-Germain dalam dua leg pertandingan play-off pada 17 Februari dan 25 Februari, dengan leg pertama dimainkan di kandang Monaco.

Masa Depan yang Belum Pasti

Situasi Paul Pogba di AS Monaco tampaknya semakin tidak menentu. CEO Monaco, Thiago Scuro, mengakui bahwa rencana yang disusun sejak kedatangan Pogba belum berjalan sesuai harapan. “Entah ini berhasil, dan dia akan segera kembali beraksi untuk memberikan dampak, atau tidak,” ujar Scuro seperti dikutip dari Le Monde. “Para pihak dapat duduk bersama musim panas ini untuk membahas langkah selanjutnya,” tambahnya, meskipun kontrak Pogba secara resmi berlaku hingga Juni 2027.

Dengan hanya mencatat 30 menit bermain dalam tiga penampilan di Ligue 1 musim ini, dan kini tersingkir dari skuad Liga Champions, masa depan pemain berusia 32 tahun itu di AS Monaco dipertanyakan. Kepindahan ke Monaco yang diharapkan menjadi titik balik kariernya justru diwarnai dengan serangkaian kemunduran yang menyakitkan.