— Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan kabar terbaru mengenai kondisi cedera yang dialami oleh penyerang andalan mereka, Kylian Mbappe. Arbeloa menyatakan bahwa cedera lutut yang dialami Mbappe membutuhkan waktu pemulihan yang belum bisa dipastikan kapan akan selesai. Sang pemain dipastikan absen dalam beberapa pertandingan penting ke depan.

Mbappe harus menepi dari skuad Real Madrid setelah mengalami ketidaknyamanan pada lututnya. Ia terpaksa meninggalkan sesi latihan sehari sebelum pertandingan melawan Benfica di leg kedua babak playoff Liga Champions. Keputusan ini diambil setelah berkonsultasi dengan tim medis untuk memastikan Mbappe dapat pulih sepenuhnya dan kembali dalam kondisi prima tanpa rasa sakit.

Belum Ada Estimasi Waktu Kembali

Arbeloa mengakui bahwa belum ada kepastian kapan Kylian Mbappe dapat kembali merumput bersama Real Madrid. “Dia harus meninggalkan latihan kemarin, dan pada hari-hari lain dia merasakan ketidaknyamanan,” ujar Arbeloa, merujuk pada riwayat cedera Mbappe yang sudah berlangsung selama beberapa minggu terakhir.

Pernyataan Arbeloa ini senada dengan laporan yang menyebutkan bahwa cedera Mbappe diperkirakan akan membuatnya absen lebih dari sekadar beberapa hari. “Setelah latihan kemarin, saya berbicara dengannya, dan kami berkonsultasi dengan tim medis. Kami yakin yang terbaik baginya adalah berhenti dan pulih 100%, sehingga dia bisa kembali dalam performa puncak dan kepercayaan diri tanpa rasa tidak nyaman untuk apa yang ada di depan,” tambah Arbeloa. Ia menambahkan bahwa cedera Mbappe “bukan masalah beberapa hari, ini sedikit lebih lama dari itu”.

Cedera yang Berkepanjangan

Kylian Mbappe diketahui telah bermain dengan rasa sakit selama beberapa bulan terakhir, namun situasi tersebut semakin memburuk menjelang pertandingan melawan Benfica. Pemain berusia 27 tahun itu telah menjadi pencetak gol terbanyak bagi Real Madrid musim ini dengan total 38 gol di semua kompetisi. Absennya Mbappe tentu menjadi pukulan telak bagi tim yang tengah berjuang di berbagai ajang penting, termasuk Liga Champions dan La Liga.

Arbeloa menegaskan bahwa prioritas utama adalah memastikan Mbappe pulih sepenuhnya. “Dia sangat penting, dan mulai sekarang, kami akan menunggu. Mari kita lihat apakah ini masalah beberapa hari, dan semoga tidak memakan waktu terlalu lama, tetapi kami akan mengambil waktu yang diperlukan bagi Mbappe untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri dan agar ketidaknyamanan itu hilang,” jelasnya.

Dampak Absennya Mbappe

Absennya Mbappe membuat Real Madrid harus mencari solusi alternatif, terutama dalam lini serang. Arbeloa menyoroti pentingnya peran Vinicius Junior dalam situasi ini. “Untuk saat ini, kami harus bertahan tanpa Mbappé, yang memimpin tim dengan 38 gol musim ini. Di masa lalu, tim telah berjuang untuk menghasilkan tanpa pemain Prancis ini memimpin, tetapi kebangkitan Vinicius Jr memberikan percikan yang sangat dibutuhkan bagi lini serang Arbeloa yang cedera,” tulis salah satu laporan. Arbeloa menekankan bahwa Vinicius Jr menjadi “bahkan lebih penting” di saat Mbappe absen.

Laporan awal memperkirakan Mbappe akan absen setidaknya dalam tiga pertandingan berikutnya, termasuk melawan Benfica, Getafe, dan Celta Vigo. Real Madrid sendiri berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Benfica dalam leg kedua playoff Liga Champions, memastikan langkah mereka ke babak 16 besar, meskipun tanpa kehadiran Mbappe.

Kondisi Cedera yang Perlu Penanganan Serius

Meskipun Arbeloa berharap cedera Mbappe tidak serius dan hanya bersifat sementara, ia juga mengakui kesulitan membedakan antara ketidaknyamanan biasa dengan cedera yang lebih serius. “Saya tidak bisa memberi tahu Anda perbedaan antara ketidaknyamanan dan cedera. Ketika dia berhenti, itu karena kami yakin itu perlu karena dia tidak merasa nyaman atau tenang.

Jika dia tidak bermain, itu karena saya mengerti dia cedera. Ketika ketidaknyamanan mencegah Anda bermain, jika kita ingin menyebutnya cedera, kita bisa menyebutnya cedera, tetapi tampaknya begitu, dan saya harap begitu, bukan cedera serius, masalah kecil, dan dia bisa kembali dalam beberapa hari atau minggu,” ujar Arbeloa.

Mbappe dilaporkan menolak opsi operasi untuk cedera lutut kirinya yang telah mengganggunya sejak Desember, demi menjaga mimpinya bermain di Piala Dunia. Ia lebih memilih rehabilitasi konservatif dan terus berkonsultasi dengan spesialis medis eksternal untuk mencari solusi alternatif. Keputusan untuk menepi dan memulihkan diri sepenuhnya diambil demi memastikan ia dapat kembali ke performa terbaiknya tanpa rasa sakit.