— Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan fasilitas pengangkutan sepeda motor gratis sebagai bagian dari program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026. Fasilitas ini ditujukan untuk warga yang ingin pulang kampung tanpa harus menempuh perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan roda dua demi menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Enam Kota Tujuan Pengangkutan Motor

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menetapkan enam kota tujuan khusus untuk layanan pengiriman sepeda motor menggunakan truk. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan, layanan ini akan mengantarkan kendaraan pemudik hingga ke terminal-terminal utama di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Berikut enam lokasi tujuan pengangkutan sepeda motor: Terminal Mangkang (Semarang), Terminal Kebumen (Kebumen), Terminal Tirtonadi (Solo), Terminal Giwangan (Yogyakarta), Terminal Giri Adipuro (Wonogiri), dan Terminal Purabaya (Sidoarjo),” tulis keterangan dari akun Instagram @dishubdkijakarta, mengutip dari kompas.com.

Jadwal Keberangkatan Arus Mudik dan Balik

Proses pemberangkatan sepeda motor diatur dalam jadwal yang berbeda dengan bus penumpang. Untuk arus mudik, sepeda motor dijadwalkan berangkat lebih awal pada Senin, 16 Maret 2026, dengan titik keberangkatan dari Terminal Pulogadung, Jakarta.

Sedangkan untuk arus balik, pengiriman motor dari daerah asal menuju Jakarta dijadwalkan pada Rabu, 25 Maret 2026. Seluruh sepeda motor dari enam terminal tujuan tersebut akan diangkut kembali dan diturunkan di Terminal Pulogadung.

Prosedur Pendaftaran dan Syarat Dokumen

Pendaftaran program Mudik Gratis DKI 2026 direncanakan buka mulai 22 Februari 2026. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui situs resmi mudikgratis.jakarta.go.id. Penyelenggara akan menutup akses pendaftaran sewaktu-waktu apabila kuota yang disediakan telah terpenuhi.

Bagi warga yang ingin memanfaatkan fasilitas pengangkutan motor, terdapat sejumlah persyaratan dokumen yang harus disiapkan, yaitu:

  • KTP DKI Jakarta (diutamakan)
  • Kartu Keluarga
  • STNK sepeda motor

Selain mengunggah data secara daring, peserta diwajibkan menjalani proses verifikasi sesuai jadwal klaster yang ditentukan dengan membawa salinan dokumen persyaratan. Program ini diharapkan dapat memfasilitasi warga Jakarta menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah dengan perjalanan yang lebih aman dan nyaman.