— Mauricio Pochettino, pelatih tim nasional Amerika Serikat, memberikan tanggapan diplomatis mengenai spekulasi yang mengaitkannya dengan posisi pelatih kepala di Real Madrid. Ia menyatakan bahwa karier sepak bola pada akhirnya akan membawanya ke tempat yang semestinya, tanpa menutup kemungkinan di masa depan.

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya menjadi pelatih Real Madrid, Pochettino mengungkapkan filosofi pribadinya tentang waktu dan takdir dalam sepak bola. “Yah, segalanya pada waktunya; waktu dalam sepak bola adalah apa yang selalu menentukan jalannya. Sepak bola akan membawamu ke mana pun ia mau, bukan ke tempat yang kamu inginkan,” ujar Pochettino, seperti dikutip dari El Chiringuito TV.

Karier Pochettino dan Pengalaman di Eropa

Pochettino memiliki rekam jejak yang kaya di kancah sepak bola Eropa, pernah menangani klub-klub ternama seperti Tottenham Hotspur, Paris Saint-Germain (PSG), dan Chelsea. Pengalamannya memimpin Tottenham hingga final Liga Champions UEFA pada tahun 2019 dan memenangkan Ligue 1 bersama PSG menunjukkan kemampuannya dalam mengelola tim-tim papan atas.

Meskipun begitu, masa baktinya di PSG dan Chelsea tidak selalu berakhir dengan kesuksesan yang gemilang. Saat ini, ia memegang kendali tim nasional Amerika Serikat, di mana ia telah mencatatkan rekor yang relatif mengesankan dengan 14 kemenangan dari 22 pertandingan. Piala Dunia 2026 yang akan datang, di mana Amerika Serikat menjadi salah satu tuan rumah, akan menjadi ujian penting bagi mantan pelatih Tottenham tersebut.

Riwayat Ketertarikan Real Madrid

Spekulasi mengenai Pochettino dan Real Madrid bukanlah hal baru. Laporan dari ESPN pada Maret 2026 menyebutkan bahwa namanya masuk dalam daftar pendek kandidat pelatih yang dievaluasi oleh klub raksasa Spanyol tersebut untuk musim 2026-2027. Real Madrid dilaporkan tengah mengevaluasi berbagai kandidat untuk posisi yang dianggap sebagai puncak karier kepelatihan di dunia sepak bola.

Sebelumnya, Pochettino pernah hampir bergabung dengan Real Madrid. Ia mengakui bahwa ada beberapa kesempatan baginya untuk melatih klub tersebut, baik saat masih aktif sebagai pemain maupun sebagai pelatih.

Kesempatan paling konkret terjadi ketika Zinedine Zidane meninggalkan klub, namun saat itu Pochettino terikat komitmen dengan Tottenham Hotspur. Ia menyatakan bahwa “tidak pernah terlalu dini jika kegembiraan itu sepadan,” menyiratkan bahwa waktu yang tepat sangat krusial dalam keputusan karier.

Konteks Pelatih Real Madrid Saat Ini

Posisi pelatih kepala Real Madrid saat ini dipegang oleh Alvaro Arbeloa, yang mengambil alih tugas tersebut pada awal tahun 2026. Namun, performa tim di bawah Arbeloa dilaporkan mengalami pasang surut, terutama dengan munculnya beberapa cedera pemain.

Hal tersebut memicu spekulasi bahwa Real Madrid akan mencari manajer yang lebih berpengalaman di bursa transfer musim panas mendatang. Selain Pochettino, nama-nama lain seperti Jurgen Klopp juga santer dikaitkan dengan klub tersebut.

Pochettino sendiri memiliki pengalaman di La Liga, pernah bermain dan melatih di Espanyol. Pengalamannya di kasta tertinggi bersama Tottenham, PSG, dan Chelsea menjadikannya salah satu kandidat yang menarik bagi Real Madrid. Kontraknya dengan USMNT sendiri akan berakhir setelah Piala Dunia 2026.

Pernyataan Pochettino yang menekankan pentingnya “waktu” dalam sepak bola menunjukkan sikap hati-hati namun terbuka terhadap segala kemungkinan di masa depan kariernya.