Ihram.co.id — Paris Saint-Germain (PSG) dilaporkan telah menetapkan harga selangit sebesar 130 juta euro (sekitar Rp 2,2 triliun) untuk gelandang andalannya, Vitinha. Angka ini menjadi penghalang signifikan bagi Real Madrid, yang dikabarkan tertarik untuk merekrut pemain Portugal tersebut guna memperkuat lini tengah mereka.
Real Madrid mengidentifikasi Vitinha sebagai prioritas utama untuk jendela transfer musim panas 2026. Kebutuhan akan seorang playmaker di lini tengah semakin mendesak setelah kepergian Luka Modric dan pensiunnya Toni Kroos pada tahun 2024. Namun, tingginya banderol yang dipasang PSG membuat Los Blancos harus berpikir ulang.
Vitinha Semakin Bersinar di PSG
Sejak bergabung dengan PSG dari FC Porto pada musim panas 2022 dengan biaya transfer sekitar 41,5 juta euro, Vitinha telah berkembang menjadi pemain kunci di bawah asuhan pelatih Luis Enrique.
Performa impresifnya di musim 2025, yang membuatnya finis di posisi ketiga dalam penghargaan Ballon d’Or 2025, semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. Kontraknya yang diperpanjang hingga 2029 semakin menunjukkan betapa vitalnya ia bagi proyek jangka panjang klub asal Paris tersebut.
Fabrizio Romano, jurnalis transfer terkemuka, mengonfirmasi bahwa PSG menganggap Vitinha sebagai bagian krusial dari rencana mereka dan tidak memiliki niat untuk menjualnya kecuali ada tawaran yang luar biasa tinggi.
Romano juga menambahkan bahwa pemain berusia 25 tahun itu merasa nyaman di Paris dan memiliki hubungan baik dengan pelatih Luis Enrique serta dewan direksi PSG. Hal ini membuat potensi kepindahannya ke klub lain menjadi sangat rumit.
Potensi Transfer yang Rumit
Kondisi Vitinha saat ini adalah terikat kontrak panjang dengan PSG hingga 2029, tanpa adanya klausul pelepasan dalam kontraknya. Aturan sepak bola Prancis juga umumnya tidak mengizinkan klausul pelepasan dalam kontrak pemain.
Laporan dari media Spanyol dan Prancis mengindikasikan bahwa meskipun ada minat dari Real Madrid, transfer ini sangat tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat. Vitinha sendiri juga dilaporkan merasa betah di Paris dan belum menunjukkan keinginan untuk pindah.
Keputusan akhir mengenai transfer Vitinha akan sangat bergantung pada negosiasi antara kedua klub dan kesiapan Real Madrid untuk memenuhi tuntutan finansial PSG. Dengan banderol yang ditetapkan sangat tinggi, Real Madrid kemungkinan akan terus memantau situasi Vitinha sembari mencari alternatif lain untuk memperkuat lini tengah mereka di jendela transfer mendatang.
Ikuti Ihram.co.id
