Ihram.co.id — Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, memberikan peringatan tegas kepada para pemainnya untuk tidak meremehkan Qarabag menjelang pertemuan kedua tim dalam leg pertama playoff 16 besar Liga Champions. Pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion Tofiq Bahramov, Baku, pada Rabu malam waktu setempat.
Howe menegaskan bahwa Qarabag adalah tim yang mampu memberikan kejutan, berdasarkan pengamatannya terhadap performa mereka di kompetisi Eropa. Ia secara khusus menyoroti bagaimana Qarabag mampu memberikan perlawanan sengit, bahkan mampu menahan imbang Chelsea dengan skor 2-2 di fase grup. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Qarabag memiliki kualitas untuk merepotkan tim-tim besar.
Waspada Terhadap Kekuatan Qarabag
Eddie Howe mengungkapkan bahwa ia telah mempelajari sejumlah pertandingan Qarabag, termasuk kekalahan mereka dari Liverpool dan hasil imbang melawan Chelsea. Meskipun Qarabag kalah telak dari Liverpool, Howe menilai bahwa skor akhir tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan. Ia menekankan bahwa Qarabag memulai pertandingan dengan sangat baik dan mampu menciptakan banyak peluang berbahaya.
“Mereka memulai pertandingan dengan sangat baik dan cemerlang, membuat sejumlah peluang, benar-benar mengancam. Mereka punya pemain-pemain yang berbahaya,” ujar Howe, dilansir dari laman resmi Newcastle.
Pertandingan melawan Chelsea, menurut Howe, menunjukkan penampilan terbaik Qarabag. Ia menilai kedua pertandingan tersebut melawan tim-tim Inggris patut menjadi bahan pelajaran berharga bagi Newcastle. Howe menekankan bahwa Qarabag memiliki kualitas dan potensi untuk menyulitkan timnya.
Menghadapi Laga Berat di Baku
Howe menyadari bahwa pertandingan tandang ke Baku akan menjadi ujian yang berat bagi Newcastle United. Timnya harus siap menghadapi atmosfer yang berbeda dan perlawanan sengit dari tuan rumah. Newcastle United sendiri tengah berupaya untuk mencetak sejarah di Liga Champions, yaitu lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya. Ini adalah kesempatan baru bagi klub untuk mencapai tahap tersebut, dan Howe ingin momen ini diabadikan dalam sejarah klub.
“Kami tahu pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi kami,” kata Howe.
Newcastle United akan melakukan perjalanan sejauh 2.529 mil ke Azerbaijan untuk leg pertama pertandingan playoff ini, menjadikannya perjalanan terpanjang yang pernah ditempuh oleh tim Inggris untuk pertandingan Liga Champions. Meskipun demikian, Newcastle United tetap difavoritkan untuk memenangkan pertandingan ini. Superkomputer Opta memberikan peluang 64,3% untuk kemenangan tandang, sementara peluang Qarabag hanya 15,7%. Peluang Newcastle untuk mencapai babak 16 besar mencapai 90%.
Fokus dan Komitmen Tim
Menghadapi jadwal padat, termasuk pertandingan Liga Primer melawan Manchester City di antara dua leg pertandingan Eropa, Howe menegaskan bahwa timnya tidak akan meremehkan Qarabag. Ia menyatakan bahwa Newcastle akan menurunkan tim terkuat mereka dengan fokus penuh untuk memenangkan pertandingan ini, tanpa memikirkan jadwal selanjutnya.
Qarabag sendiri berhasil melaju ke babak playoff setelah menempati posisi ke-22 di fase liga. Dalam pertemuan sebelumnya melawan tim-tim Inggris, Qarabag berhasil menahan imbang Chelsea 2-2, namun takluk telak 0-6 dari Liverpool. Howe melihat kedua hasil tersebut sebagai pelajaran penting, dan ia ingin timnya menghindari jebakan meremehkan lawan.
Perjalanan Newcastle United di Liga Champions musim ini telah menunjukkan performa yang beragam, termasuk hasil imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain. Tim asuhan Howe ini dikenal dengan intensitas permainan dan produksi dari sisi sayap. Namun, mereka juga menghadapi beberapa kendala cedera, termasuk absennya Bruno Guimarães yang diperkirakan akan absen selama dua bulan karena cedera hamstring. Joelinton dan Lewis Miley juga diragukan tampil. Meskipun demikian, Howe tetap optimistis dan menekankan pentingnya fokus pada pertandingan melawan Qarabag sebagai prioritas utama.
Ikuti Ihram.co.id
