Real Madrid secara resmi mengumumkan telah mencapai kesepakatan damai dengan UEFA dan European Football Clubs (EFC), yang sebelumnya dikenal sebagai European Club Association (ECA).

Pengumuman ini menandai berakhirnya perselisihan panjang yang dipicu oleh proyek Liga Super Eropa (European Super League) dan menegaskan kembali komitmen kedua belah pihak demi kepentingan sepak bola Eropa.

Langkah ini menyusul keputusan serupa dari Barcelona yang telah lebih dulu menarik diri beberapa hari sebelumnya. Dengan demikian, dua raksasa Spanyol yang selama ini menjadi benteng terakhir proyek tersebut kini resmi membubarkan aliansi mereka melawan UEFA.

Dikutip dari Fabrizio Romano, Real Madrid mengonfirmasi bahwa mereka meninggalkan proyek Super League.

Akhir dari Era Konfrontasi

Pencapaian kesepakatan ini, yang diumumkan pada 11 Februari 2026, secara efektif mengubur proyek Liga Super yang kontroversial sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2021. Real Madrid, di bawah kepemimpinan Presiden Florentino Pérez, selama ini dikenal sebagai inisiator utama proyek tersebut.

Namun, pernyataan resmi terbaru menegaskan perubahan arah kebijakan klub. “Kesepakatan ini dicapai dengan menghormati prinsip meritokrasi olahraga dan menekankan keberlanjutan jangka panjang klub serta peningkatan pengalaman penggemar melalui pemanfaatan teknologi,” tulis pernyataan resmi klub.

Prinsip Kesepakatan Baru

Perjanjian damai antara UEFA, EFC, dan Real Madrid ini didasarkan pada tiga pilar utama yang menjadi fondasi baru hubungan mereka:

  1. Meritokrasi Olahraga: Penghormatan mutlak terhadap kualifikasi kompetisi yang didasarkan murni pada performa di lapangan, bukan hak istimewa klub pendiri.
  2. Keberlanjutan Finansial: Penekanan pada kesehatan ekonomi jangka panjang bagi klub-klub di seluruh Eropa, isu krusial dalam sepak bola modern.
  3. Inovasi Teknologi: Komitmen kuat untuk memanfaatkan teknologi guna meningkatkan pengalaman menonton dan keterlibatan penggemar global.

Langkah ini dipandang sebagai evolusi penting dalam tata kelola sepak bola Eropa, yang diharapkan dapat membawa stabilitas dan inovasi tanpa mengorbankan esensi kompetisi.