Ihram.co.id — Sejak kepergian Cristiano Ronaldo pada tahun 2018, Real Madrid dilaporkan mengalami krisis dalam mencetak gol dari tendangan bebas langsung. Penurunan signifikan dalam produktivitas di area ini menjadi salah satu dampak teknis paling terasa dari hengkangnya bintang asal Portugal tersebut.
Data statistik menunjukkan bahwa rata-rata gol tendangan bebas per musim di Real Madrid menurun drastis pasca ditinggal Ronaldo. Selama sembilan musim Ronaldo membela Los Blancos, rata-rata klub mencetak 6,1 gol tendangan bebas per musim. Angka ini anjlok menjadi hanya 1,6 gol per musim setelah Ronaldo hengkang.
Ronaldo Dominasi Pencetak Gol Tendangan Bebas
Cristiano Ronaldo meninggalkan warisan luar biasa sebagai pencetak gol tendangan bebas terbanyak dalam sejarah Real Madrid. Selama berseragam putih, ia berhasil menceploskan 33 gol dari tendangan bebas langsung. Angka ini jauh melampaui pemain lain di klub tersebut.
Pemain berikutnya dalam daftar pencetak gol tendangan bebas terbanyak untuk Real Madrid adalah Gareth Bale dengan empat gol. Diikuti oleh Mesut Özil dan James Rodríguez yang masing-masing mencetak tiga gol. Beberapa pemain lain, termasuk dari skuad saat ini seperti Kylian Mbappé, Federico Valverde, David Alaba, dan Rodrygo, masing-masing berhasil mencetak dua gol dari situasi bola mati tersebut. Dani Ceballos tercatat mencetak satu gol tendangan bebas.
Penurunan Produktivitas dan Minimnya Spesialis
Kepergian Ronaldo tidak hanya menyisakan lubang dalam hal jumlah gol, tetapi juga hilangnya seorang spesialis yang selalu siap mengambil tendangan bebas. Selama membela Real Madrid, Ronaldo hampir selalu menjadi eksekutor utama, baik dari posisi yang menguntungkan maupun yang kurang ideal.
Setelah kepergiannya, Real Madrid dilaporkan telah mencoba berbagai solusi, namun belum ada pemain yang secara konsisten mampu mengisi peran tersebut. Hal ini membuat tim lebih mengandalkan solusi kolektif dalam mencetak gol, yang dinilai belum sepenuhnya mampu mengompensasi dampak gol dari tendangan bebas yang dulu menjadi senjata mematikan.
Statistik menunjukkan bahwa sejak musim 2018-2019, terdapat delapan pemain yang tercatat sama-sama mengoleksi satu gol tendangan bebas di La Liga. Angka ini mengindikasikan tidak adanya satu pemain dominan yang bisa diandalkan dalam eksekusi bola mati tersebut.
Upaya dan Tantangan ke Depan
Situasi ini membuka kembali diskusi di kalangan internal klub mengenai pentingnya memiliki pemain dengan presisi dan kekuatan dalam mengeksekusi tendangan bebas. Terutama mengingat betapa krusialnya gol dari set-piece dalam memecah kebuntuan, terutama saat menghadapi tim yang bermain rapat.
Real Madrid sendiri, berdasarkan data musim 2025-2026, rata-rata mendapatkan sekitar 13,73 tendangan bebas per pertandingan di La Liga. Namun, kemampuan untuk mengkonversi peluang tersebut menjadi gol tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim asuhan Arbeloa.
Ikuti Ihram.co.id
