— Real Madrid dikabarkan akan menjadikan gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Vitinha, sebagai target utama pada bursa transfer musim panas 2026. Keputusan ini diambil menyusul kebutuhan mendesak Los Blancos untuk memperkuat lini tengah timnya yang dinilai belum optimal pasca-pensiunnya Toni Kroos dan kepergian Luka Modric.

Kehadiran Vitinha diharapkan dapat memberikan dimensi baru dan meningkatkan kualitas permainan di sektor krusial tersebut. Kebutuhan Real Madrid akan gelandang berkualitas semakin terasa setelah pemain-pemain seperti Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, dan Federico Valverde belum sepenuhnya menunjukkan performa yang diharapkan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Kroos dan Modric.

Laporan dari Diario AS menyebutkan bahwa Vitinha bersama Rodri Hernandez dari Manchester City menjadi dua nama yang masuk radar utama klub asal ibu kota Spanyol itu. Namun, Real Madrid dikabarkan akan memprioritaskan Vitinha karena adanya potensi celah negosiasi yang bisa dimanfaatkan.

Perkuat Lini Tengah yang Melemah

Sejak Toni Kroos memutuskan pensiun pada akhir musim 2025 dan Luka Modric hengkang pada musim panas 2025, lini tengah Real Madrid mengalami penurunan performa yang signifikan.

Meskipun memiliki gelandang-gelandang muda berbakat seperti Tchouameni, Camavinga, dan Valverde, kemampuan teknis dan pengalaman mereka belum setara dengan duo legendaris tersebut. Hal ini menjadi perhatian serius bagi manajemen Real Madrid yang berencana melakukan perombakan besar-besaran pada bursa transfer musim panas 2026.

Vitinha, yang saat ini bermain untuk PSG, disebut-sebut tidak bahagia di klubnya dan tengah mencari peluang baru untuk melanjutkan karier. Ketidakbahagiaan ini menjadi celah yang ingin dimanfaatkan oleh Real Madrid untuk melakukan negosiasi.

Dilansir dari Diario AS, Real Madrid berencana untuk mendorong Vitinha agar secara aktif meminta kepindahan dari PSG. Langkah ini diharapkan dapat memberikan tekanan kepada klub asal Prancis tersebut untuk membuka meja perundingan, di mana Real Madrid merasa memiliki posisi tawar yang lebih baik.

Strategi Rekrutmen Real Madrid

Real Madrid memiliki rekam jejak dalam strategi rekrutmen pemain bintang. Sebelumnya, klub telah berhasil mendatangkan pemain-pemain top dengan cara serupa, seperti membujuk Kylian Mbappe untuk tidak memperpanjang kontrak di PSG dan mendorong pemain untuk mengambil inisiatif pindah. Pendekatan ini dipercaya dapat diterapkan kembali untuk mendatangkan Vitinha.

Meskipun demikian, proses negosiasi diprediksi tidak akan mudah. PSG dikenal sebagai klub yang kuat dalam mempertahankan aset mereka. Keberhasilan Real Madrid dalam mendatangkan Vitinha akan sangat bergantung pada sikap PSG dan kemauan pemain itu sendiri untuk pindah. Jika negosiasi menemui jalan buntu, Real Madrid dikabarkan telah menyiapkan daftar target alternatif untuk memperkuat lini tengah mereka.

Potensi Dampak Kehadiran Vitinha

Kehadiran Vitinha di Santiago Bernabeu diprediksi akan membawa dampak positif bagi lini tengah Real Madrid. Dengan kemampuan dribbling, visi bermain, dan energi yang dimilikinya, Vitinha dapat menjadi dinamo di lini tengah, memberikan keseimbangan antara pertahanan dan serangan.

Ia juga diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat dan memberikan kontribusi maksimal sejak awal kedatangannya, membantu Real Madrid dalam persaingan di berbagai kompetisi domestik maupun internasional.

Selain Vitinha, Rodri Hernandez dari Manchester City juga sempat disebut sebagai salah satu opsi Real Madrid untuk memperkuat lini tengah. Namun, fokus utama kini tertuju pada gelandang asal Portugal tersebut, mengingat adanya indikasi ketidakpuasan Vitinha di PSG.

Keputusan akhir mengenai siapa yang akan menjadi target utama dan bagaimana strategi transfer dijalankan akan menjadi perhatian utama para penggemar Real Madrid menjelang musim panas 2026.