— Badan sepak bola Eropa, UEFA, telah menjatuhkan sanksi denda dan peringatan kepada klub raksasa Spanyol, Real Madrid, serta klub Portugal, Benfica, terkait keterlambatan kickoff pertandingan fase grup Liga Champions.

Kedua klub masing-masing didenda sebesar €40.000 (sekitar Rp 680 juta) atas keterlambatan masuk ke lapangan yang menyebabkan pertandingan dimulai lebih lambat dari jadwal yang ditentukan. Selain denda, pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, dan pelatih Benfica, Jose Mourinho, juga menerima peringatan resmi dari UEFA. Jika pelanggaran serupa terulang, mereka dapat menghadapi tindakan disipliner lebih lanjut.

Keputusan sanksi ini dikeluarkan oleh badan disiplin UEFA pada Kamis (5/2/2026) setelah meninjau pertandingan terakhir fase grup Liga Champions yang berlangsung pada 28 Januari 2026. Dalam pertandingan tersebut, semua laga dijadwalkan dimulai secara serentak pada pukul 21:00 waktu setempat.

Namun, Real Madrid dan Benfica gagal mematuhi jadwal tersebut, yang berujung pada penalti finansial dan peringatan bagi para pelatih kepala mereka.

Sanksi Akibat Keterlambatan Kickoff

UEFA mengidentifikasi bahwa keterlambatan masuk ke lapangan oleh para pemain Real Madrid di Estadio da Luz, Lisbon, menjadi penyebab utama penundaan pertandingan melawan Benfica. Hal ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap peraturan UEFA yang menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam setiap pertandingan, terutama pada matchday terakhir fase grup di mana semua pertandingan harus dimulai bersamaan.

Sebagai konsekuensinya, Real Madrid dikenai denda sebesar €40.000. Pelatih mereka, Alvaro Arbeloa, secara spesifik disebut bertanggung jawab atas keterlambatan ini dan diberikan peringatan keras. Jika timnya kembali melakukan pelanggaran serupa, sanksi yang lebih berat dapat menimpa Arbeloa.

Benfica menerima sanksi yang identik, yaitu denda €40.000 dan peringatan serupa untuk pelatih mereka, Jose Mourinho. Keterlambatan masuk lapangan dari tim asal Portugal tersebut juga berkontribusi pada pelanggaran jadwal kickoff yang telah ditetapkan oleh UEFA. Sanksi ini menegaskan komitmen UEFA dalam menjaga integritas dan jadwal kompetisi sepak bola Eropa.

Sanksi yang dijatuhkan UEFA ini menjadi pengingat bagi klub-klub besar Eropa untuk selalu mematuhi regulasi yang berlaku, baik dalam hal jadwal pertandingan maupun perilaku di lapangan.