Ihram.co.id — Real Madrid harus menelan pil pahit di laga penutup fase liga Liga Champions 2025/2026. Menghadapi Benfica di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, Los Blancos takluk dengan skor 4-2. Kekalahan ini membuat Real Madrid gagal mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar dan harus berjuang melalui babak playoff.
Hasil ini sangat mengejutkan mengingat Real Madrid sejatinya hanya membutuhkan poin untuk memastikan posisi aman di papan atas klasemen liga. Namun, performa yang tidak konsisten dan pertahanan yang rapuh membuat mereka harus menerima kekalahan telak. Dengan hasil ini, Real Madrid finis di peringkat kesembilan klasemen dengan 15 poin, yang berarti mereka harus menjalani babak playoff yang penuh risiko pada bulan Februari mendatang.
Performa Mengecewakan dan Mentalitas yang Dipertanyakan
Pertandingan melawan Benfica menjadi malam yang buruk bagi Real Madrid. Sejak awal babak pertama, tim asuhan Alvaro Arbeloa ini terlihat kesulitan merespons tekanan dan kecepatan permainan Benfica. Lini tengah mereka berulang kali dikuasai lawan, sementara barisan pertahanan gagal menjaga kerapatan. Kiper Thibaut Courtois beberapa kali melakukan penyelamatan krusial untuk mencegah kebobolan lebih banyak gol di babak pertama.
Meskipun sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Kylian Mbappe di menit ke-30, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Benfica berhasil menyamakan kedudukan hanya enam menit berselang melalui Andreas Schjelderup. Memasuki akhir babak pertama, Real Madrid justru tertinggal setelah Aurélien Tchouaméni melakukan pelanggaran yang berujung penalti bagi Benfica. Di babak kedua, performa Madrid tidak membaik. Pertahanan semakin longgar dan Benfica berhasil menambah keunggulan melalui gol kedua Schjelderup, membuat skor menjadi 1-3.
Kekalahan ini memunculkan kritik pedas dari Kylian Mbappe. Bintang asal Prancis tersebut mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap inkonsistensi permainan tim. “Saya tidak punya penjelasan yang jelas. Kami tidak memiliki kontinuitas dalam permainan, ini adalah masalah yang harus kami selesaikan. Kami tidak bisa berada di posisi ini setiap hari, ini bukan tim juara,” ujar Mbappe. Ia menilai timnya kurang memiliki keinginan yang lebih besar dibandingkan lawan, dan bahwa mereka tidak pantas berada di posisi saat ini.
Benfica Lolos Dramatis ke Babak Playoff
Di sisi lain, kemenangan dramatis ini memastikan Benfica lolos ke babak playoff Liga Champions. Tim asuhan Jose Mourinho ini berhasil finis di peringkat ke-24 dengan 9 poin. Gol penentu kemenangan Benfica dicetak oleh kiper mereka, Anatoliy Trubin, melalui sundulan di menit akhir pertandingan, sebuah momen yang sangat dramatis.
Kekalahan Real Madrid ini menambah daftar kejutan di akhir fase grup Liga Champions musim ini. Sejumlah tim besar lain seperti Inter Milan dan Paris Saint-Germain juga harus berjuang melalui babak playoff. Format baru Liga Champions dengan 36 tim memang terbukti menghadirkan ketegangan ekstrem, di mana satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi perjalanan di kompetisi Eropa.
Jadwal Drawing Playoff Liga Champions
Dengan berakhirnya fase liga, perhatian kini beralih ke babak playoff. Sebanyak 16 tim yang finis di peringkat 9 hingga 24 klasemen akhir akan memperebutkan delapan tiket tersisa ke babak 16 besar. UEFA telah menjadwalkan pengundian babak playoff Liga Champions pada Jumat, 30 Januari 2026, pukul 18.00 WIB di Nyon, Swiss.
Proses pengundian ini tidak memiliki proteksi federasi, yang berarti tim dari negara yang sama atau bahkan tim yang sudah pernah bertemu di fase liga bisa kembali berhadapan. Real Madrid berpotensi bertemu Benfica lagi di babak playoff, mengingat kedua tim berada dalam kelompok peringkat yang memungkinkan pertemuan tersebut. Hasil drawing ini akan menentukan peta persaingan menuju fase gugur utama, di mana setiap tim akan memainkan dua leg untuk memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.
Delapan tim yang berhasil mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar adalah Arsenal, Bayern Munich, Liverpool, Tottenham Hotspur, Barcelona, Chelsea, Sporting CP, dan Manchester City. Tim-tim ini menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang fase liga dan berhak menghindari babak playoff yang brutal.
Ikuti Ihram.co.id
