— Rencana jangka panjang Real Madrid untuk membangun ulang lini tengah memasuki fase krusial. Gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, kini muncul sebagai target utama jelang bursa transfer musim panas.

Menurut laporan TEAMtalk, pemain internasional Argentina tersebut berada di posisi teratas daftar incaran Madrid seiring upaya klub membentuk ulang poros permainan setelah kepergian sejumlah figur senior dalam beberapa musim terakhir.

Regenerasi Pasca Kroos dan Modric

Kepergian Toni Kroos dan Luka Modric dalam beberapa musim terakhir membuat Madrid aktif mencari sosok yang mampu menjaga standar teknis sekaligus menghadirkan wibawa di ruang ganti, sebagaimana yang sebelumnya ditunjukkan oleh Sergio Ramos dan Modric.

Di internal Santiago Bernabeu, berkembang keyakinan bahwa Mac Allister memiliki profil yang tepat untuk mengisi peran tersebut dalam jangka panjang.

Alasan Madrid Tertarik

Sejak didatangkan Liverpool dari Brighton pada 2023, perkembangan Mac Allister terbilang konsisten. Ia awalnya dikenal luas berkat kontribusinya saat membawa Argentina menjuarai Piala Dunia, namun kemudian berkembang menjadi gelandang komplet di Premier League.

Kecerdasan posisi, kemampuan mengatur tempo permainan, serta ketenangan saat berada di bawah tekanan menjadi kualitas yang menarik perhatian sejumlah klub top Eropa.

Di Madrid, tim perekrutan disebut menghargai fleksibilitas taktisnya. Seperti Modric di masa puncaknya, Mac Allister memadukan etos kerja dengan kreativitas yang halus. Media-media Spanyol juga kerap menyoroti kebutuhan Madrid akan gelandang yang mampu menggabungkan kualitas teknis dan kepemimpinan, dua aspek yang dinilai selaras dengan karakter Mac Allister.

Kontrak dan Dilema Liverpool

Di sisi lain, Madrid juga mempertimbangkan kesinambungan lini tengah yang telah bertransisi dari era Kroos–Modric–Casemiro menuju generasi baru yang dihuni Jude Bellingham, Eduardo Camavinga, dan Aurelien Tchouameni.

Kehadiran Mac Allister dinilai dapat memberikan keseimbangan sekaligus pengalaman tambahan dalam komposisi tersebut.

Saat ini, Mac Allister masih terikat kontrak di Anfield hingga 2028 setelah menandatangani kesepakatan lima tahun ketika bergabung. Berbeda dengan spekulasi yang sempat muncul di sejumlah media Amerika Selatan, beberapa sumber terpercaya memastikan tidak ada klausul pelepasan dalam kontraknya.

Namun, pada akhir musim 2025/26, ia akan memasuki dua tahun terakhir dalam kontraknya. Secara historis, Liverpool cenderung menyelesaikan perpanjangan kontrak sebelum memasuki periode tersebut demi menjaga nilai aset jangka panjang.

Situasi ini menempatkan Liverpool di persimpangan pada musim panas nanti: mengamankan kontrak baru atau menghadapi potensi tekanan transfer yang meningkat.