— Real Madrid dilaporkan kembali mempertimbangkan rencana untuk mendatangkan bek Liverpool, Ibrahima Konate, guna memperkuat lini pertahanan pada bursa transfer musim panas mendatang. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi klub dalam mencari suksesor jangka panjang bagi Antonio Rudiger dan David Alaba.

Klub raksasa Spanyol tersebut sebelumnya telah menjajaki beberapa nama untuk mengisi posisi lini belakang, termasuk Ibrahima Konate, Dayot Upamecano, hingga Marc Guehi. Namun, upaya untuk merekrut para pemain tersebut belum membuahkan hasil hingga saat ini.

Syarat Penurunan Gaji

Berdasarkan laporan ESPN, pemain asal Prancis tersebut kembali masuk dalam radar pantauan Los Blancos. Real Madrid bersedia membuka komunikasi kembali dengan syarat Konate menurunkan tuntutan nilai gaji yang diajukan.

Sebelumnya, proses negosiasi antara kedua pihak sempat terhenti karena permintaan gaji Konate dinilai terlalu tinggi oleh jajaran direksi Madrid. Selain itu, terdapat spekulasi yang menyebut sang pemain hanya memanfaatkan ketertarikan Madrid untuk mendapatkan kontrak baru yang lebih menguntungkan di Liverpool.

Situasi saat ini dianggap berbeda karena performa Konate dilaporkan mengalami penurunan sepanjang musim ini. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kekuatan tawar-menawar sang bek, sehingga membuka peluang bagi Madrid untuk mengajukan paket gaji yang lebih rendah.

Real Madrid menekankan bahwa penyesuaian tuntutan gaji merupakan hal yang tidak bisa ditawar. Pihak klub tidak bersedia memenuhi nominal angka yang pernah diminta Konate pada pertemuan sebelumnya.

Opsi Alternatif di Bundesliga

Jika kesepakatan dengan Konate kembali menemui jalan buntu, Real Madrid telah menyiapkan langkah antisipasi dengan memantau sejumlah nama lain di pasar transfer. Pemandu bakat utama Madrid, Juni Calafat, disebut tengah mengamati perkembangan dua bek di kompetisi Bundesliga.

Nama Nico Schlotterbeck dan Castello Lukeba masuk dalam daftar pantauan intensif manajemen klub. Keduanya diproyeksikan sebagai alternatif potensial jika persyaratan finansial untuk mendatangkan Konate tetap tidak menemui titik temu.