— Real Madrid dikabarkan telah menetapkan harga jual sebesar 70 juta euro atau setara Rp1,1 triliun untuk gelandang muda mereka, Eduardo Camavinga, pada bursa transfer musim panas mendatang. Keputusan ini diambil menyusul performa pemain asal Prancis tersebut yang dinilai belum konsisten sepanjang musim 2025-2026.

Klub raksasa Spanyol itu siap mempertimbangkan tawaran yang mendekati angka tersebut, sebagai langkah strategis untuk memperkuat neraca keuangan klub dan mempersiapkan skuad untuk musim 2026-2027. Sejumlah klub besar Eropa, termasuk Paris Saint-Germain (PSG) dan Manchester City, disebut-sebut telah menyatakan minat mereka terhadap Camavinga.

Performa Inkonsisten Camavinga

Eduardo Camavinga, yang bergabung dengan Real Madrid pada Agustus 2021 dengan biaya transfer 31 juta euro, telah menunjukkan potensi besar sejak awal kariernya. Namun, musim ini performanya kerap naik turun, diwarnai cedera berulang dan minimnya kontinuitas dalam tim. Padahal, pasca pensiunnya Toni Kroos pada musim panas lalu, Camavinga diharapkan dapat mengambil peran yang lebih besar dalam skema permainan tim asuhan pelatih Alvaro Arbeloa.

Meskipun demikian, pemain berusia 22 tahun ini masih menjadi incaran banyak klub di pasar transfer. Profilnya dianggap sesuai dengan kebutuhan tim-tim yang ingin memperkuat lini tengah mereka, seperti PSG di bawah asuhan Luis Enrique dan Manchester City yang dilatih Pep Guardiola. Ketertarikan dari kedua klub besar tersebut berpotensi memicu perang penawaran, meskipun hingga kini belum ada tawaran formal yang diajukan.

Real Madrid Buka Peluang Jual

Menurut laporan dari Fichajes, Real Madrid terbuka untuk menerima tawaran atas Camavinga pada jendela transfer musim panas mendatang. Kendati musimnya belum berjalan optimal, pemain asal Prancis ini tetap menjadi aset berharga di pasar. Real Madrid telah menetapkan banderol 70 juta euro sebagai titik awal negosiasi.

Keputusan untuk mempertimbangkan penjualan Camavinga juga dipengaruhi oleh persaingan ketat di lini tengah Real Madrid. Pemain seperti Aurelien Tchouameni, Jude Bellingham, Dani Ceballos, Federico Valverde, dan Luka Modric berada di depannya dalam urutan prioritas. Situasi ini membuat manajemen Los Blancos mempertimbangkan untuk melepas pemain internasional Prancis tersebut, meskipun kontraknya masih berlaku hingga 2029.

Minat Klub Lain

Selain PSG dan Manchester City, beberapa klub dari Liga Primer Inggris juga dikabarkan memantau situasi Camavinga. Gaya bermainnya yang dinilai cocok dengan ritme Liga Primer Inggris membuat keputusannya untuk hengkang sangat diminati oleh klub-klub Inggris. Inter Milan juga disebut-sebut tengah mempertimbangkan untuk merekrut Camavinga pada bursa transfer musim panas ini, melihatnya sebagai ‘peluang pasar yang menarik’.

Meskipun demikian, pakar transfer Fabrizio Romano sebelumnya telah menyatakan bahwa Real Madrid tidak memiliki rencana untuk menjual Camavinga. Romano menyebut bahwa pemain berusia 23 tahun itu adalah pemain penting bagi klub dan Madrid justru berencana untuk menambah pemain di lini tengah, bukan melepasnya.

Pernyataan Romano ini sedikit berbeda dengan laporan Fichajes yang menyebutkan bahwa Madrid siap menjual jika tawaran sesuai. Masa depan Camavinga sendiri masih akan ditentukan hingga akhir musim dan bagaimana perannya di bawah kepemimpinan Alvaro Arbeloa.

Potensi Penguatan Skuad

Jika Real Madrid berhasil menjual Camavinga dengan nilai yang signifikan, dana tersebut dapat dialokasikan untuk memperkuat area lain dalam skuad. Laporan lain menyebutkan bahwa Real Madrid berencana merekrut dua bek tengah baru dan seorang gelandang pada musim panas mendatang.

Nama-nama seperti Nico Schlotterbeck dari Borussia Dortmund dan Rodri dari Manchester City sempat dikaitkan, meski kemudian muncul kabar bahwa Real Madrid tidak akan mengejar Rodri karena faktor usia dan riwayat cedera.

Prioritas Real Madrid untuk lini tengah saat ini adalah Vitinha dan Kees Smit. Kembalinya Nico Paz dari masa peminjaman juga menjadi opsi lain yang dipertimbangkan. Keputusan terkait transfer Eduardo Camavinga akan menjadi salah satu sorotan utama dalam mercato musim panas nanti, yang dapat mempengaruhi strategi transfer klub secara keseluruhan.