Ihram.co.id — Laga playoff Liga Champions 2025-2026 antara Benfica melawan Real Madrid di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB berakhir dengan skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu. Pertandingan tersebut diwarnai insiden dugaan rasisme terhadap pencetak gol tunggal Real Madrid, Vinicius Junior, serta kritik pedas dari Jose Mourinho terhadap selebrasi sang pemain.
Vinicius Junior mencetak gol pada menit ke-50 dan kemudian berlari ke sudut lapangan untuk melakukan selebrasi di depan pendukung Benfica. Wasit Francois Letexier merespons aksi tersebut dengan memberikan kartu kuning kepada Vinicius karena menganggap selebrasinya menyinggung.
Sebelum laga dimulai kembali, Vinicius sempat berbincang dengan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, dan melaporkan kejadian tertentu kepada wasit. Laporan tersebut membuat wasit Letexier mengaktifkan protokol rasisme yang mengakibatkan pertandingan sempat terhenti sementara.
Kritik Jose Mourinho Terhadap Selebrasi Vinicius
Jose Mourinho mendapat sorotan setelah dirinya diganjar kartu merah oleh wasit karena meminta kartu kuning kedua untuk Vinicius Junior. Usai pertandingan, Mourinho melontarkan kritik terhadap bintang Real Madrid tersebut dengan menyebut selebrasi yang dilakukan terlalu berlebihan.
“Seharusnya itu menjadi momen paling gila dalam pertandingan, gol luar biasa dalam pertandingan yang bagus. Para pemain berbakat ini mampu melakukan hal-hal indah seperti itu, tetapi sayangnya dia (Vinicius) tidak hanya senang mencetak gol menakjubkan itu dan kemudian pertandingan berhenti,” ujar Mourinho.
Mourinho menambahkan bahwa seorang pemain seharusnya menunjukkan rasa hormat saat merayakan gol yang diciptakan.
“Ketika Anda mencetak gol seperti itu, Anda merayakannya dengan cara yang penuh hormat,” tutur Mourinho.
Klarifikasi Prestianni dan Respons Wayne Rooney
Gianluca Prestianni memberikan klarifikasi melalui media sosial dan menyatakan bahwa ucapannya kepada Vinicius sama sekali tidak bermaksud menyinggung. Di sisi lain, mantan pemain Manchester United, Wayne Rooney, menilai komentar yang dikeluarkan Mourinho merupakan sebuah ketidakadilan.
“Seperti yang dia katakan, dia berusaha untuk tetap independen, tetapi menurut saya apa yang dia katakan tentang Vinicius sangat tidak adil,” ujar Rooney sebagaimana dilansir dari The Independent.
Pendapat Clarence Seedorf Terkait Komentar Mourinho
Legenda Real Madrid, Clarence Seedorf, menilai komentar Mourinho terlalu emosional dan menganggap mantan pelatih Manchester United itu telah melakukan kesalahan besar. Menurut Seedorf, pernyataan Mourinho seolah membenarkan pelecehan rasial dengan dalih provokasi pemain.
“Saya rasa dia (Jose Mourinho) masih emosional. Saya rasa dia membuat kesalahan besar hari ini dengan membenarkan pelecehan rasial dan saya tidak mengatakan itu yang terjadi hari ini, tetapi dia menyebutkan sesuatu yang lebih dari sekadar hari ini,” kata Seedorf.
Seedorf menyayangkan sikap Mourinho yang mengaitkan insiden tersebut dengan kejadian-kejadian sebelumnya yang melibatkan Vinicius di berbagai tempat.
“Dia mengatakan ke mana pun dia pergi, hal-hal seperti ini terjadi, jadi dia mengatakan tidak apa-apa ketika Vinicius memprovokasi Anda, bahwa tidak apa-apa untuk bersikap rasis dan saya pikir itu sangat salah,” ucap Seedorf.
Ikuti Ihram.co.id
