Ihram.co.id — Bek tengah AC Milan, Strahinja Pavlovic, menegaskan bahwa duel melawan rival sekota, Inter Milan, pada lanjutan Serie A musim 2025-2026, adalah pertandingan terpenting musim ini bagi timnya. Pernyataan ini menggarisbawahi krusialnya laga Derby della Madonnina yang akan digelar di Stadion San Siro, Minggu (8/3/2026) atau Senin dini hari WIB.
Pavlovic menolak anggapan bahwa Inter Milan, yang kini memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan 10 poin atas AC Milan, berstatus sebagai tim favorit. Menurutnya, dalam sebuah derby, tidak ada tim yang diunggulkan karena pertandingan selalu memiliki dinamika tersendiri.
“Tidak. Dalam derbi tidak ada tim yang difavoritkan,” ujar Pavlovic dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport. “Kami juga melihatnya musim lalu, di liga kami kesulitan dan finis di posisi kedelapan, tetapi dalam derbi kami sering menang. Derbi punya ceritanya sendiri.”
Pernyataan Pavlovic ini didukung oleh rekor pertemuan terakhir kedua tim. Musim lalu, AC Milan tercatat tidak terkalahkan dalam lima pertemuan melawan Inter di semua ajang, dengan meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Tren positif ini berlanjut pada pertemuan pertama musim ini di Serie A, di mana AC Milan berhasil menang 1-0 berkat gol tunggal Christian Pulisic. Dengan demikian, AC Milan tidak pernah merasakan kekalahan dalam enam derby terakhir melawan Inter Milan.
Derby Sebagai Laga Hidup dan Mati
Lebih lanjut, Pavlovic menyetujui pandangan rekan setimnya, Rafael Leao, yang menyebut laga derby ini sebagai pertandingan “hidup dan mati”. Ia menekankan bahwa pertandingan ini memiliki makna yang sangat spesial bagi seluruh elemen klub dan kota Milan.
“Saya setuju dengan Rafa. Kita bisa mengatakan ini adalah pertandingan terpenting musim ini, laga yang spesial, siapa pun di Milan tahu betapa pentingnya pertandingan ini,” jelas Pavlovic.
Situasi klasemen saat ini menempatkan Inter Milan di puncak dengan 67 poin dari 27 pertandingan, sementara AC Milan berada di posisi kedua dengan 57 poin. Kesenjangan 10 poin tersebut membuat laga ini menjadi krusial bagi AC Milan untuk menjaga asa meraih Scudetto musim ini. Kemenangan dalam derby tidak hanya penting untuk memangkas jarak poin, tetapi juga untuk meningkatkan moral tim menjelang akhir musim.
Modal Kemenangan di Cremonese
Menjelang bentrokan akbar ini, AC Milan berhasil meraih modal berharga setelah mengalahkan Cremonese dengan skor 2-0 pada pertandingan sebelumnya. Dalam laga tersebut, Strahinja Pavlovic turut mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-90, sebelum akhirnya Rafael Leao menggandakan keunggulan di masa tambahan waktu. Gol tersebut menjadi gol penting bagi Pavlovic yang merasa terus berkembang di bawah arahan pelatih Massimiliano Allegri.
Kemenangan melawan Cremonese ini tidak hanya memberikan suntikan moral yang besar bagi skuad Rossoneri, tetapi juga membantu mereka mengkonsolidasikan posisi kedua di klasemen Serie A, sekaligus menjaga jarak aman dari kejaran tim-tim di bawahnya untuk lolos ke Liga Champions.
Fokus Pertahanan dan Adaptasi
Pavlovic juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa terus berkembang pesat, terutama dalam aspek pertahanan, berkat fokus pelatih Massimiliano Allegri. Ia merasa detail-detail kecil yang diajarkan Allegri sangat membantunya dalam beradaptasi dengan gaya permainan Liga Italia.
“Pelatih sangat fokus pada pertahanan. Kami membuat banyak kemajuan, tetapi ini bukan hanya kerja para bek. Penyerang dan gelandang juga membantu kami. Saya belajar banyak detail kecil dari Allegri yang sebelumnya tidak saya perhatikan,” ungkap Pavlovic.
Pemain asal Serbia ini juga menyebutkan bahwa rekan setimnya, Christian Pulisic, adalah pemain yang paling menyulitkannya dalam sesi latihan karena kecepatan dan kelincahannya, bahkan ia mengaku Pulisic lebih merepotkan dibandingkan Rafael Leao.
Dengan kepercayaan diri tinggi dan keyakinan bahwa derby selalu menghadirkan kejutan, AC Milan bertekad memberikan perlawanan terbaik. Bagi Pavlovic dan rekan-rekannya, kemenangan di Derby della Madonnina bukan hanya soal gengsi, tetapi juga menjadi kunci untuk menjaga mimpi Scudetto tetap hidup hingga akhir musim.
Ikuti Ihram.co.id
