— PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyiagakan 71 titik bengkel siaga untuk mengawal arus mudik dan balik selama periode Lebaran 2026. Layanan yang tersebar di sepanjang jalur utama Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi ini dijadwalkan beroperasi mulai 18 hingga 25 Maret 2026.

Penentuan lokasi bengkel siaga tersebut mempertimbangkan tingkat kepadatan lalu lintas serta kemudahan akses pelanggan terhadap layanan purnajual resmi. Dari total 71 titik, sebanyak 33 outlet akan beroperasi selama 24 jam penuh, sedangkan 28 outlet lainnya melayani selama 12 jam mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Selain itu, terdapat 10 outlet khusus kendaraan roda dua yang akan buka dari pukul 08.00 sampai 21.00 WIB.

Antisipasi Lonjakan Pemudik 2026

Assistant to Aftersales Department Head of Service PT SIS, Hariadi, menyatakan bahwa kesiapan kendaraan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan jarak jauh. Langkah ini diambil guna merespons potensi lonjakan pemudik yang terjadi tahun ini.

“Adanya potensi lonjakan pemudik tahun ini tentu memerlukan langkah antisipatif. Rekomendasi kami, mempersiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan akan lebih efisien dari segi biaya maupun waktu,” ujar Hariadi di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Berdasarkan data survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah masyarakat yang diprediksi melakukan perjalanan selama Lebaran 2026 mencapai 143,91 juta orang. Sekitar 76,24 juta orang di antaranya diperkirakan menggunakan mobil pribadi, sementara 24,08 juta lainnya menggunakan sepeda motor.

Puncak arus mudik diprediksi jatuh pada 18 Maret 2026, bersamaan dengan dimulainya operasional Bengkel Siaga Suzuki. Adapun puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026.

Lihat juga Mudik Lebaran 2026: Layanan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Berhenti Operasi Sementara

Proyeksi Kenaikan Service Intake

Tingginya minat pelanggan terhadap program ini tercermin dari kinerja tahun sebelumnya yang mencatatkan lebih dari 4.000 service intake untuk kendaraan roda empat maupun roda dua. Pihak Suzuki memproyeksikan angka tersebut akan mengalami peningkatan pada tahun ini.

“Tahun ini, angka tersebut kami proyeksikan meningkat seiring penguatan jaringan serta meningkatnya kesadaran pelanggan terhadap pentingnya perawatan preventif sebelum perjalanan jauh,” kata Hariadi.

Pertumbuhan Penjualan Menjelang Lebaran

Momentum Lebaran 2026 turut memberikan dampak positif terhadap kinerja penjualan Suzuki di pasar otomotif nasional. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat distribusi wholesales Suzuki mencapai 9.659 unit pada Februari 2026.

Capaian tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 247 persen dibandingkan distribusi bulan sebelumnya yang sebanyak 2.783 unit. Sementara itu, penjualan ritel atau dari diler ke konsumen tercatat sebanyak 9.035 unit, naik 64 persen secara bulanan (month-to-month/MtM).