Ihram.co.id — Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, telah memberikan peringatan tegas kepada pemain Chelsea, Cole Palmer, mengenai tekanan dan persaingan ketat yang akan dihadapinya demi mengamankan satu tempat di skuad Piala Dunia mendatang.
Tuchel menekankan bahwa Palmer harus membuktikan kemampuan dan kebugarannya di panggung internasional, terutama setelah musim yang terganggu oleh cedera. Dalam pernyataannya menjelang pertandingan persahabatan internasional melawan Uruguay, Tuchel menyatakan bahwa posisi Palmer di starting XI Inggris sama sekali tidak terjamin.
“Sejujurnya, dia harus menunjukkannya, karena kami memiliki lebih banyak bukti tanpa dirinya daripada bersamanya, jadi tekanannya ada padanya,” ujar Tuchel, dilansir dari The Standard. Ia menambahkan bahwa Palmer telah melalui musim yang sulit, begitu pula dengan penampilannya bersama tim nasional.
Palmer baru satu kali tersedia untuk timnas di bawah kepelatihan Tuchel, dan ketika ia tersedia, keputusan tim tetap pada skuad yang ada, menunjukkan betapa ketatnya persaingan untuk posisi nomor 10, posisi favorit Palmer.
Faktor Cedera dan Kebugaran Fisik
Musim ini, Palmer, yang berusia 23 tahun, mengalami musim yang terfragmentasi akibat cedera pangkal paha yang berulang. Kondisi ini membatasinya hanya tampil dalam 25 penampilan di semua kompetisi untuk Chelsea.
Tuchel percaya bahwa tekanan kini sepenuhnya berada pada Palmer untuk menerjemahkan performa klubnya ke kancah internasional dan membuktikan kebugarannya.
Tuchel mencatat bahwa output fisik Palmer sempat terganggu di awal musim, yang memengaruhi gerakan alami dan ledakan kecepatannya. Meskipun demikian, Palmer masih berhasil mencatatkan 10 gol dan tiga assist di semua kompetisi untuk Chelsea musim ini.
“Kami melihat data yang bagus belakangan ini. Saya melihatnya langsung melawan Arsenal dan untuk pertama kalinya dalam waktu lama, saya merasa langkahnya kembali ke panjang semula,” kata Tuchel.
Tuchel menambahkan, “Sebelumnya saya merasa dia tidak bebas dan langkahnya tidak cukup panjang, akselerasinya tidak ada, dan gerakannya tidak bebas.”
Persaingan Sengit di Lini Tengah
Posisi nomor 10 di tim nasional Inggris memang dikenal sebagai salah satu posisi paling kompetitif. Palmer harus bersaing dengan nama-nama besar seperti Jude Bellingham, Morgan Rogers, Phil Foden, dan Eberechi Eze untuk mendapatkan tempat di skuad Piala Dunia. Tuchel mengakui bahwa ada “persaingan besar” untuk posisi tersebut dan Palmer perlu menunjukkan performanya.
Meskipun memberikan peringatan keras, Tuchel juga menunjukkan sisi positif terkait sikap Palmer dalam kamp pelatihan terakhir. Ia terlihat berbagi momen hangat dengan gelandang tersebut, menyiratkan bahwa meskipun standar performa tinggi, hubungan personal tetap kuat.
“Ketika saya memeluknya, itu berarti dia tersenyum, kalau tidak, dia tidak akan mendapat pelukan,” ujar Tuchel. “Dia dalam semangat yang baik, dia terbuka, dan dia berkomunikasi serta menunjukkan kualitasnya.”
Peluang di Laga Persahabatan
Palmer dipanggil kembali ke skuad Inggris untuk pertandingan persahabatan melawan Uruguay pada Jumat (27 Maret 2026) dan melawan Jepang pada Selasa (31 Maret 2026). Ini adalah kesempatan penting bagi Palmer untuk menunjukkan kemampuannya dan meyakinkan Tuchel bahwa ia layak masuk dalam skuad final Piala Dunia. Tuchel mengonfirmasi bahwa Palmer “akan mendapatkan kesempatannya” dalam dua pertandingan persahabatan tersebut.
Sebelumnya, Palmer telah absen dalam tiga pemanggilan timnas di paruh pertama musim karena masalah cedera. Hal ini membuatnya sedikit tertinggal dalam persiapan untuk Piala Dunia 2026, terutama dibandingkan dengan pemain lain seperti Morgan Rogers dan Jude Bellingham yang memiliki keunggulan dalam hal persiapan.
Performa Palmer di Chelsea musim ini, meskipun terganggu cedera, tetap mengesankan dengan 10 gol dan tiga assist dalam 25 pertandingan di semua kompetisi.
Ikuti Ihram.co.id
