— Timnas Irak berhasil mengukir sejarah dengan memastikan diri menjadi tim terakhir yang meraih tiket ke putaran final Piala Dunia 2026. Kemenangan dramatis diraih atas Bolivia dalam laga playoff antarkonfederasi yang digelar pada Rabu, 1 April 2026.

Gol kemenangan Irak dicetak oleh Aymen Hussein di menit ke-53, yang memastikan skor akhir 2-1 untuk kemenangan Singa Mesopotamia. Gol tersebut menjadi penentu setelah Irak sempat unggul lebih dulu melalui Ali Al-Hamadi pada menit ke-10, namun disamakan oleh Moises Paniagua dari Bolivia pada menit ke-38.

Kemenangan ini mengakhiri penantian panjang 40 tahun bagi Irak untuk kembali tampil di ajang sepak bola terbesar dunia, setelah terakhir kali berpartisipasi pada Piala Dunia 1986.

Perjalanan Dramatis Menuju Panggung Dunia

Pertandingan krusial yang menjadi penentu kelolosan Irak ke Piala Dunia 2026 ini berlangsung di Stadion BBVA, Guadalupe, Meksiko. Kemenangan 2-1 atas Bolivia tidak hanya mengamankan tiket terakhir ke Piala Dunia 2026, tetapi juga membawa euforia besar bagi seluruh rakyat Irak yang telah lama mendambakan kembali tampil di panggung internasional.

Perjalanan Irak menuju Piala Dunia 2026 ini sendiri terbilang panjang dan berliku. Sejak November 2023, mereka telah berjuang melalui berbagai fase kualifikasi zona Asia. Dalam perjalanannya, Irak bahkan sempat tiga kali menghadapi Tim Nasional Indonesia, serta bersaing ketat dengan negara-negara kuat Asia lainnya seperti Korea Selatan, Yordania, Oman, Palestina, dan Kuwait.

Tim asuhan pelatih Graham Arnold ini menunjukkan ketangguhan dan determinasi yang tinggi. Gol penentu dari Aymen Hussein tidak hanya mengantarkan Irak ke Piala Dunia, tetapi juga mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Irak dengan 33 gol dalam 93 pertandingan.

Lengkapnya 48 Peserta Piala Dunia 2026

Dengan lolosnya Irak, maka seluruh kuota 48 tim untuk Piala Dunia 2026 telah terpenuhi. Turnamen akbar ini akan diselenggarakan di tiga negara Amerika Utara: Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Piala Dunia edisi kali ini akan menjadi yang pertama dengan format 48 tim, sebuah peningkatan signifikan dari format sebelumnya yang hanya melibatkan 32 negara. Perluasan ini membuka peluang lebih besar bagi negara-negara yang sebelumnya sulit menembus putaran final.

Irak akan bergabung di Grup I bersama tim-tim kuat Eropa seperti Prancis, Senegal, dan Norwegia. Pertandingan perdana Irak di Piala Dunia 2026 dijadwalkan pada 16 Juni waktu setempat menghadapi Norwegia.

Sembilan Wakil Asia di Piala Dunia 2026

Keberhasilan Irak menambah jumlah wakil Asia di Piala Dunia 2026 menjadi sembilan negara. Sebelumnya, delapan negara dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah lebih dulu memastikan tempat mereka, yaitu Australia, Iran, Jepang, Yordania, Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan, dan Uzbekistan.

Dari jumlah tersebut, Yordania dan Uzbekistan akan menjalani debut mereka di Piala Dunia.

Berikut adalah daftar lengkap 48 tim yang akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026:

  • AFC (9): Australia, Iran, Irak, Jepang, Yordania, Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan, Uzbekistan.
  • CAF (10): Aljazair, Tanjung Verde, RD Kongo, Mesir, Ghana, Pantai Gading, Maroko, Senegal, Afrika Selatan, Tunisia.
  • CONCACAF (6): Kanada, Curacao, Haiti, Meksiko, Panama, Amerika Serikat.
  • CONMEBOL (6): Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, Paraguay, Uruguay.
  • UEFA (16): Austria, Belgia, Bosnia dan Herzegovina, Kroasia, Republik Ceko, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Portugal, Skotlandia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki.
  • OFC (1): Selandia Baru.

Bagi Bolivia, kekalahan ini memperpanjang penantian mereka untuk tampil di Piala Dunia, yang terakhir kali terjadi pada edisi 1994.