Ihram.co.id — Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) dan Jasa Marga resmi mengumumkan pembukaan enam ruas jalan tol tanpa tarif selama periode Lebaran 2026. Salah satu jalur yang akan dioperasikan secara fungsional adalah Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan dengan panjang mencapai 54,75 kilometer.
Pengoperasian fungsional ini dilakukan untuk mengurai kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek eksisting yang sering mengalami lonjakan volume kendaraan saat puncak arus mudik. Tol Japek II Selatan diproyeksikan menjadi rute alternatif bagi pengendara untuk menghindari penumpukan lalu lintas di jalur utama.
Pengoperasian Khusus Arus Balik
Berbeda dengan tol fungsional lainnya, Tol Japek II Selatan direncanakan hanya akan dibuka untuk melayani arus balik. Sementara pada periode arus mudik, jalan tol ini tetap ditutup bagi pengguna jalan.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menjelaskan bahwa pembukaan jalur ini saat arus balik bertujuan memecah kepadatan kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta. Pengendara kendaraan pribadi dari Tol Cipularang dapat dialihkan melalui Tol Japek II Selatan dan keluar di Gerbang Tol (GT) Jati Asih, Bekasi.
Langkah pengalihan ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan di Simpang Susun (SS) Dawuan, Cikampek. Rivan menyebutkan bahwa titik temu kendaraan di KM 66 Cikampek merupakan area yang paling terdampak oleh kepadatan saat arus balik.
“Nah, arus kembali ini biasanya justru akan mempengaruhi kepadatan di KM 66 di Cikampek,” ujar Rivan dalam diskusi publik Mudik Outlook 2026 di Jakarta Pusat.
Pada arus mudik, distribusi lalu lintas dari Jakarta menuju arah Jawa Barat dan Jawa Tengah dinilai sudah terbagi secara alami. Kondisi tersebut membuat pengoperasian Japek II Selatan dianggap belum efektif jika dibuka saat arus berangkat.
Profil dan Segmen Tol Japek II Selatan
Tol Japek II Selatan berada di sisi selatan Tol Jakarta-Cikampek eksisting dengan sebagian besar trase melintasi wilayah Kabupaten Purwakarta. Jalur ini berfungsi sebagai jalan pintas (shortcut) yang menghubungkan kawasan Jatiasih dengan Sadang yang terhubung ke ruas Cipularang.
Dengan total panjang 54,75 kilometer, Tol Japek II Selatan menjadi ruas fungsional terpanjang yang digratiskan pada musim Lebaran 2026. Panjangnya melampaui Tol Palembang-Betung yang juga dibuka fungsional sepanjang 53,6 kilometer.
Pembangunan jalan tol ini terbagi ke dalam tiga segmen utama, yaitu:
- Segmen Setu-Sukaragam sepanjang 10,50 kilometer
- Segmen Sukaragam-Bojongmangu sepanjang 13 kilometer
- Segmen Bojongmangu-Sadang sepanjang 31,25 kilometer
Jalur ini sebelumnya diklaim dapat memangkas waktu tempuh dari pinggiran Jakarta menuju Bandung menjadi sekitar 45 menit. Namun, klaim waktu tempuh tersebut kemudian mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.
Prediksi Volume Lalu Lintas Lebaran 2026
Jasa Marga memproyeksikan volume kendaraan yang melintas di jalan tol kelolaan perusahaan mencapai 3,5 juta hingga 3,6 juta kendaraan selama periode Lebaran 2026. Angka tersebut mencakup total pergerakan pada arus mudik dan arus balik.
Berdasarkan data distribusi kendaraan, sekitar 50 persen pergerakan diperkirakan menuju arah Jalan Tol Trans-Jawa. Sebanyak 29 persen kendaraan diprediksi mengarah ke Merak, sementara sisanya menuju arah Ciawi.
Dari total kendaraan yang menuju Tol Trans-Jawa, sekitar 51 persen diproyeksikan melakukan perjalanan hingga ke Semarang. Sisanya akan terbagi untuk melanjutkan perjalanan melalui rute lain, termasuk jalur menuju Cipularang.
Ikuti Ihram.co.id
