Ihram.co.id — Gelandang veteran Real Madrid, Toni Kroos, menyuarakan kekhawatiran terkait padatnya jadwal yang harus dihadapi timnya, terutama dengan keharusan berlaga di babak 16 besar Liga Champions. Keputusan keras ini harus diterima Los Blancos setelah hasil yang kurang memuaskan di fase sebelumnya.
Real Madrid dipastikan akan berhadapan dengan wakil Portugal, Benfica, dalam undian playoff Liga Champions. Pertandingan leg pertama akan digelar di kandang Benfica pada 18 Februari, sebelum Madrid menjamu mereka kembali di Santiago Bernabeu pada 26 Februari.
Kedua tim memiliki sejarah pertemuan yang cukup dramatis. Pada laga terakhir fase grup, Real Madrid harus mengakui keunggulan Benfica dengan skor 2-4. Dalam pertandingan tersebut, kiper Benfica, Anatoliy Trubin, bahkan berhasil mencetak gol di menit-menit akhir, sebuah kejadian yang tidak biasa dalam sepak bola.
Hasil kekalahan itu membuat Real Madrid terlempar ke peringkat kesembilan klasemen, yang mengharuskan mereka menjalani babak playoff. Sementara itu, gol penentu dari Trubin memastikan Benfica finis di posisi ke-24, cukup untuk mengamankan satu tempat di babak playoff.
Meski demikian, Toni Kroos memprediksi bahwa kejutan seperti pada pertemuan terakhir di fase grup tidak akan terulang. Namun, ia secara khusus menyoroti potensi masalah kebugaran pemain Madrid akibat jadwal pertandingan yang semakin padat. Ia berpendapat bahwa seharusnya Real Madrid mampu mengamankan posisi untuk lolos langsung ke babak 16 besar.
“Saya tidak mengira ada kejutan. Mungkin yang paling mengganggu Madrid adalah harus memainkan dua pertandingan tambahan dengan jadwal yang begitu padat,” ujar Kroos dalam podcast miliknya.
Ia menambahkan, “Jelas, alasan di balik ini juga tidak terlalu menyenangkan mereka: jika Anda memulai hari pertandingan di posisi ketiga dan menghadapi Benfica, Anda harusnya bisa melewatinya untuk finis di delapan besar.”
Ikuti Ihram.co.id
