— Bek Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, menyoroti kekuatan mentalitas juara timnya yang terbukti mampu membungkam prediksi banyak pihak yang meragukan mereka jelang pertandingan melawan Manchester City. Ia menegaskan bahwa timnya memiliki tekad kuat untuk meraih kemenangan di setiap kompetisi yang diikuti.

Alexander-Arnold mengungkapkan bahwa jelang pertandingan tersebut, banyak pihak yang memprediksi Real Madrid akan mengalami kekalahan telak. Pernyataan ini disampaikan usai timnya meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Manchester City dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa mentalitas tim Real Madrid tidak mudah goyah meskipun dilanda berbagai prediksi negatif.

Mentalitas Juara Real Madrid Teruji

“Ada banyak suara ketika undian dilakukan dan menjelang pertandingan ini, terutama mengingat cara kami bermain dalam beberapa pertandingan terakhir dan hasil yang kami raih – banyak orang memperkirakan kami akan dihancurkan malam ini,” ujar Alexander-Arnold, dilansir dari TNT Sports. Pernyataannya ini menekankan bahwa timnya mampu bangkit dan membuktikan diri di lapangan.

Ia menambahkan bahwa mentalitas tersebut menjadi kunci keberhasilan Real Madrid. “Ini menunjukkan mentalitasnya, tidak masalah cedera apa yang Anda miliki, pemain apa yang absen, kompetisi ini sangat berarti bagi klub,” lanjutnya. Menurut Alexander-Arnold, setiap pemain Real Madrid memahami pentingnya kompetisi ini dan selalu siap memberikan yang terbaik terlepas dari kondisi tim.

Performa Gemilang dan Strategi yang Tepat

Alexander-Arnold memuji pelaksanaan rencana permainan tim yang dinilainya berjalan sempurna, terutama di babak pertama. “Kami benar-benar mengeksekusi rencana permainan dengan sempurna di babak pertama. Orang akan mengatakan bahwa mereka adalah favorit dan berdasarkan hasil serta cara kedua tim bermain, itu bisa saja benar, tetapi di Liga Champions siapa pun bisa mengalahkan siapa pun. Kami tahu rencana permainan kami, kami mengeksekusinya, dan mencetak gol kami dengan sangat, sangat kejam,” jelasnya.

Kemenangan 3-0 atas Manchester City ini menjadi sorotan, terutama mengingat absennya beberapa pemain kunci Real Madrid seperti Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. Namun, penampilan gemilang Federico Valverde yang mencetak hat-trick mampu menutupi kekurangan tersebut dan mengamankan kemenangan penting bagi klub peraih 15 gelar Liga Champions tersebut.

Pujian untuk Federico Valverde

Alexander-Arnold juga memberikan pujian khusus kepada Federico Valverde yang tampil luar biasa. Ia menyebut Valverde sebagai pemain yang paling tidak dihargai di dunia sepak bola saat ini. “Saya kehabisan kata-kata untuknya sebagai seorang pemain. Saya pikir dia tidak diragukan lagi adalah pesepakbola yang paling diremehkan di planet ini,” ungkap Alexander-Arnold. Ia menilai Valverde memberikan kontribusi besar bagi tim, selalu bekerja keras di setiap lini dan dapat diandalkan oleh rekan-rekannya.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, juga turut memuji Valverde, menyebutnya sebagai representasi sempurna dari semangat juang Real Madrid, mirip dengan legenda klub Juanito. Performa Valverde tidak hanya dalam menyerang, tetapi juga dalam kontribusi defensifnya yang solid.

Ambisi Real Madrid di Liga Champions

Alexander-Arnold menegaskan bahwa ambisi Real Madrid di Liga Champions tidak pernah berubah. “Ketika Anda bermain untuk klub seperti ini, tidak ada alasan dan Anda harus menang. Jadi, mentalitas kami adalah untuk melaju sejauh mungkin dan memenangkan pertandingan, apa pun kompetisinya, siapa pun lawannya,” tegasnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen penuh para pemain untuk membawa pulang trofi Liga Champions ke-16 bagi klub.

Real Madrid dikenal memiliki sejarah panjang dan kesuksesan di Liga Champions, dan Alexander-Arnold menyadari ekspektasi tinggi yang melekat pada klub. Ia siap menghadapi tantangan apa pun demi menjaga tradisi juara klub tersebut.