Ihram.co.id — Yamaha mengambil langkah tegas dengan menghentikan seluruh aktivitas lintasan pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Keputusan tersebut diambil menyusul insiden yang melibatkan Fabio Quartararo serta munculnya masalah teknis serius pada mesin V4 Yamaha YZR-M1, yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pembalap.
Fabio Quartararo terjatuh pada hari pertama pengujian, Selasa (3/2/2026), tepatnya di Tikungan 5. Pembalap asal Prancis itu mengalami patah tulang pada jari tengah tangan kanannya. Meski mengalami pembengkakan dan pendarahan, Quartararo sempat kembali ke lintasan pada sesi sore hari untuk melanjutkan program pengujian.
Namun, upaya tersebut tidak berlangsung lama. Motor M1 yang dikendarainya tiba-tiba berhenti di Tikungan 2 akibat gangguan teknis, yang kemudian diketahui berkaitan dengan mesin V4 anyar Yamaha.
Yamaha Prioritaskan Faktor Keselamatan
Manajer tim Yamaha, Massimo Meregalli, menegaskan bahwa keputusan menghentikan tes diambil semata-mata demi keselamatan pembalap. Ia menyebut tim tidak ingin mengambil risiko sebelum memahami sepenuhnya akar masalah yang terjadi.
“Kami masih berusaha memahami apa yang menyebabkan masalah yang menimpa Fabio kemarin sore. Ini adalah persoalan keselamatan. Jika kami sudah mengetahui penyebabnya, kami akan kembali ke lintasan, baik hari ini maupun besok. Kami menunggu lampu hijau,” ujar Meregalli kepada Motorsport.com.
Ia juga memastikan bahwa masalah mesin tersebut tidak berkaitan dengan kecelakaan yang dialami Quartararo sebelumnya di Tikungan 5.
Mesin V4 Jadi Fokus Investigasi
Masalah yang muncul pada motor Quartararo langsung menjadi perhatian utama Yamaha. Mesin V4, yang mulai dikembangkan secara intens sejak musim lalu sebagai upaya meningkatkan performa dan daya saing, kini menjadi pusat penyelidikan tim teknis.
Yamaha menilai gangguan tersebut bukan sekadar masalah teknis biasa. Hingga Rabu (4/2/2026) pagi waktu setempat, tim belum menemukan penyebab pasti dari kerusakan tersebut. Situasi ini mendorong Yamaha menghentikan sementara seluruh aktivitas lintasan, dengan semua motor tetap berada di garasi.
Program Tes Dinilai Tetap Sesuai Rencana
Meski kehilangan waktu pengujian di Sepang, Yamaha menilai program pengembangan motor masih berada di jalur yang direncanakan. Meregalli mengungkapkan bahwa sebagian besar agenda teknis telah dijalankan selama sesi shakedown sebelumnya.
“Sekitar 80 persen dari program yang kami rencanakan sudah kami selesaikan. Kami sudah memiliki dasar motor. Dua hari tes ini seharusnya difokuskan pada penyetelan,” kata Meregalli.
Namun, ia mengakui masih ada pembalap yang belum sepenuhnya menjalankan agenda pengujian. Toprak Razgatlioglu disebut menjadi satu-satunya rider Yamaha yang belum mencoba seluruh paket teknis yang telah disiapkan, sementara pembalap lain sudah menggunakan material yang sama.
Quartararo Jalani Pemeriksaan Medis di Spanyol
Setelah insiden di Sepang, Quartararo memutuskan kembali ke Spanyol pada Selasa malam. Ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis di Barcelona pada Rabu, guna mengetahui kondisi cedera serta menentukan rencana pemulihan.
Yamaha berharap Quartararo dapat pulih tepat waktu dan tampil pada tes MotoGP berikutnya di Buriram, Thailand, yang akan digelar dalam waktu kurang dari dua minggu. Di sisi lain, tim teknis Yamaha terus bekerja di Sepang dan Jepang untuk memastikan masalah mesin V4 dapat segera teratasi sebelum musim MotoGP 2026 dimulai.
Ikuti Ihram.co.id
