Ihram.co.id — Vinicius Junior, bintang penyerang Real Madrid, memanfaatkan periode absennya dari pertandingan untuk menjalani program latihan fisik yang dipersonalisasi di bawah pengawasan ketat pelatih fisik tim, Antonio Pintus. Langkah ini diambil demi mengembalikan Vinicius Jr. ke puncak kebugaran dan performa optimalnya.
Pemain asal Brasil tersebut saat ini tidak dapat memperkuat Real Madrid karena akumulasi kartu kuning, yang membuatnya harus absen dalam pertandingan melawan Valencia pada Minggu (8/2/2026). Situasi ini memberikan jeda selama dua minggu baginya sebelum kembali beraksi pada 14 Februari melawan Real Sociedad. Periode ini dimaksimalkan oleh Vinicius Jr. untuk fokus pada peningkatan fisiknya.
Fokus pada Peningkatan Fisik dan Intensitas
Menurut laporan dari AS, Vinicius Jr. bertekad memanfaatkan masa dua minggu ini untuk memperbaiki diri dan mencapai level kebugaran tertinggi. Tujuannya adalah untuk melakukan penyegaran fisik dan meningkatkan intensitas latihan, sembari menargetkan kembalinya performa terbaiknya saat Real Madrid menghadapi Benfica pada 17 Februari dalam leg pertama babak gugur Liga Champions.
Pelatih fisik legendaris Real Madrid, Antonio Pintus, yang dikenal dengan metode latihannya yang intens, kini memegang kendali penuh atas persiapan fisik skuad. Pintus dikenal kerap menggunakan alat-alat canggih dalam sesi latihannya, termasuk masker hipoksia yang dikenal sebagai “masker Pintus”. Alat ini dirancang untuk mensimulasikan latihan di ketinggian, memaksa pemain untuk bernapas melalui filter khusus yang membatasi asupan oksigen, sehingga meningkatkan kapasitas pernapasan dan daya tahan mereka.
Metode Latihan Pintus yang Intens
Antonio Pintus telah membangun reputasi selama bertahun-tahun melalui metode fisiknya yang inovatif dan menuntut. Masker hipoksia adalah salah satu ciri khasnya, yang bertujuan untuk mensimulasikan kondisi latihan di dataran tinggi, di mana kadar oksigen lebih rendah. Dengan menggunakan masker ini, Pintus dapat mengukur kapasitas pernapasan pemain secara akurat, menentukan tingkat daya tahan, dan mengoptimalkan performa fisik individu.
Setiap sesi latihan dianalisis secara cermat oleh Pintus untuk mendapatkan data performa pemain. Berdasarkan analisis ini, ia menyesuaikan program latihan fisik secara personal. Metodologi ini terbukti krusial dalam memastikan para pemain berada dalam kondisi puncak pada momen-momen penentu musim, sebagaimana telah dibuktikan dalam era-era sebelumnya bersama Real Madrid. Pemain sendiri mengakui bahwa metode ini sangat berat, namun mereka memahami pentingnya demi performa tim.
Konteks Absennya Vinicius Jr.
Absennya Vinicius Jr. melawan Valencia disebabkan oleh akumulasi lima kartu kuning dalam pertandingan La Liga musim ini, yang terakhir ia terima saat Real Madrid mengalahkan Rayo Vallecano. Situasi ini memberinya kesempatan untuk fokus pada aspek fisik, terutama setelah beberapa pekan terakhir ia dikritik oleh sebagian penggemar dan media terkait inkonsistensi penampilannya.
Meskipun sempat dikabarkan berada di Paris saat jeda, fokus utamanya kini adalah kembali ke performa terbaiknya di bawah arahan Pintus. Laga melawan Monaco dan golnya ke gawang Rayo Vallecano menunjukkan bahwa Vinicius Jr. tidak jauh dari performa terbaiknya, namun tantangan selanjutnya adalah konsistensi. Peningkatan fisik di bawah Pintus diharapkan dapat membantu Vinicius Jr. untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari para penggemar di Santiago Bernabeu.
Selain Vinicius Jr., pemain kunci lainnya seperti Jude Bellingham juga absen dalam laga melawan Valencia karena cedera hamstring. Kembalinya beberapa pemain lain seperti Dani Carvajal dan Trent Alexander-Arnold yang telah pulih dari cedera, serta Fede Valverde yang kembali ke posisi naturalnya di lini tengah, diharapkan dapat memperkuat skuad Real Madrid dalam menghadapi pertandingan-pertandingan mendatang.
Ikuti Ihram.co.id
