Ihram.co.id — MADRID – Real Madrid secara resmi mengumumkan bahwa Xabi Alonso telah meninggalkan jabatannya sebagai kepala pelatih pada Senin (12/1/2026). Keputusan ini diambil hanya tujuh bulan setelah mantan gelandang tim nasional Spanyol itu mulai memimpin di Santiago Bernabéu.
Menurut laporan The Guardian, Xabi Alonso meninggalkan klub melalui kesepakatan bersama. Langkah ini menyusul kekalahan Real Madrid dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol yang berlangsung hari Minggu.
Saat ini, posisi Madrid di klasemen La Liga juga tertinggal empat poin dari klub asal Catalan tersebut.
Alasan Xabi Alonso Real Madrid Mengakhiri Kerja Sama
Xabi Alonso resmi menjabat sebagai pelatih pada 1 Juni 2025. Ia datang dengan ekspektasi tinggi setelah meraih sukses besar bersama Bayer Leverkusen di Jerman.
Di sana, ia memenangkan gelar ganda domestik musim 2023-24 dan membawa tim ke final Liga Europa.
Awal karier Alonso di Madrid sempat memberikan harapan besar bagi para pendukung. Ia berhasil membawa tim ke semifinal Piala Dunia Antarklub.
Selain itu, Alonso sempat mencatatkan rekor impresif dengan memenangkan 13 dari 14 pertandingan pertamanya.
Namun, penurunan performa mulai terlihat sejak kekalahan telak dari Atletico Madrid dalam laga derbi.
Hasil negatif kembali berlanjut saat Real Madrid kalah dari Liverpool pada 4 November. Hasil tersebut memicu tren buruk dengan hanya meraih dua kemenangan dalam delapan pertandingan berikutnya.
Meski Alonso sempat membawa tim bangkit dengan lima kemenangan beruntun, manajemen klub merasa perbaikan tersebut tidak cukup meyakinkan.
Kekalahan di final Piala Super Spanyol menjadi puncak dari keraguan dewan direksi terhadap masa depan kepemimpinan Alonso.
Pernyataan Resmi Real Madrid Mengenai Kepergian Pelatih
Manajemen Real Madrid merilis pernyataan resmi terkait penghentian kerja sama ini melalui saluran komunikasi klub. Mereka menekankan bahwa keputusan ini diambil demi kebaikan kedua belah pihak.
“Real Madrid C.F. mengumumkan bahwa, berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” tulis pernyataan klub seperti dikutip dari The Guardian.
Pihak klub juga menyatakan bahwa Alonso akan selalu memiliki tempat di hati para penggemar. Sebagai legenda klub, ia dinilai telah mewujudkan nilai-nilai Real Madrid selama masa pengabdiannya.
Klub menyampaikan ucapan terima kasih kepada Alonso dan seluruh staf kepelatihan atas dedikasi mereka selama ini.
Real Madrid juga mendoakan yang terbaik bagi perjalanan karier Alonso di masa depan. Hingga saat ini, pihak klub belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan posisi pelatih kepala tersebut.
Ikuti Ihram.co.id
