— Yamaha menegaskan bahwa masalah mesin yang terjadi selama tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia, tidak memengaruhi pembicaraan kontrak dengan pembalap andalannya, Fabio Quartararo, untuk musim 2027.

Bos tim Yamaha MotoGP, Massimo Meregalli, menekankan bahwa kendala teknis yang memaksa tim menunda aktivitas di lintasan pada hari Rabu tidak mengubah arah negosiasi dengan sang juara dunia 2021. Yamaha tetap fokus pada pengembangan motor V4 terbaru sekaligus menjaga hubungan dengan Quartararo.

Baca Juga: Usai Quartararo Crash di Sepang, Yamaha Hentikan Tes MotoGP karena Masalah Mesin V4

“Saya rasa masalah kemarin tidak memengaruhi keputusan apa pun. Kami hanya menunggu, karena diskusi bisa dimulai setelah tes ini. Kami menunda pembicaraan hingga tes berikutnya,” ujar Meregalli yang kami kutip dari Crash.net, Kamis (5/2).

Sebelumnya, spekulasi soal masa depan Quartararo sempat muncul, termasuk kabar ia telah meneken kontrak dengan Honda untuk 2027. Quartararo membantah klaim itu, meski ia mengakui tengah berdiskusi dengan beberapa pabrikan, termasuk Honda. Yamaha menegaskan mereka tetap optimistis dapat meyakinkan pembalap Prancis itu untuk bertahan.

Masalah mesin Yamaha terjadi secara mendadak pada hari ketiga tes Sepang, memaksa tim menghentikan sementara aktivitas di lintasan. Alex Rins menjadi pembalap Yamaha tercepat setelah mesin kembali beroperasi, menempati posisi ke-12 pada hari terakhir.

Meregalli menegaskan bahwa masalah ini belum pernah terjadi sebelumnya dan tim teknisi berhasil menemukan penyebabnya. “Yang terpenting, masalah ini tampaknya sudah teratasi. Apa yang tidak bisa kami lakukan di Sepang akan kami lanjutkan di Buriram dalam beberapa minggu mendatang,” ujarnya. Laporan internal menyebut Yamaha menurunkan putaran mesin untuk melindungi motor dari kerusakan lebih lanjut.

Fokus pada Tes Buriram

Yamaha akan melanjutkan evaluasi motor V4 terbaru di tes pramusim MotoGP 2026 terakhir di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 21–22 Februari 2026. Tes ini menjadi kesempatan terakhir tim untuk menyempurnakan setelan motor sebelum musim baru dibuka.

Meregalli menambahkan bahwa keberhasilan tim teknisi dalam mengatasi masalah mesin di Sepang menunjukkan kesiapan Yamaha untuk menghadapi tantangan musim baru. Meskipun ada kendala teknis, Yamaha tetap berkomitmen mempertahankan Quartararo sebagai pembalap kunci di musim 2027.