Ihram.co.id — Dominasi Marco Bezzecchi bersama Aprilia pada seri pembuka MotoGP Thailand 2026 memunculkan tanda tanya besar tentang peta kekuatan musim ini. Penampilan impresif pembalap asal Italia itu membuat sejumlah petinggi Ducati terlihat cemas di garasi tim sepanjang akhir pekan balapan di Sirkuit Buriram.
Kemenangan telak Aprilia sekaligus menjadi sinyal bahwa dominasi Ducati yang berlangsung dalam beberapa musim terakhir mulai mendapat ancaman serius.
Baca Juga: Rekor Podium Ducati Terhenti, Bos Tim Akui Ada Masalah Serius di MotoGP Thailand
Bezzecchi Tampil Superior di Buriram
Balapan yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, menjadi panggung bagi Marco Bezzecchi untuk menunjukkan potensi besar motor Aprilia musim ini.
Pembalap Italia tersebut memulai akhir pekan dengan merebut pole position pada sesi kualifikasi. Meski sempat mengalami kecelakaan saat Sprint Race, Bezzecchi mampu bangkit dengan performa luar biasa pada balapan utama.
Dalam Grand Prix yang berlangsung penuh tekanan, ia tampil dominan dan berhasil finis pertama dengan selisih lebih dari lima detik dari para pesaingnya. Hasil ini langsung menempatkan Aprilia sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Ducati Gagal Podium untuk Pertama Kalinya dalam 88 Balapan
Di sisi lain, Ducati mengalami akhir pekan yang tidak biasa. Tim pabrikan asal Bologna itu gagal menempatkan satu pun pembalapnya di podium Grand Prix.
Situasi ini terjadi setelah Marc Marquez, yang menjadi salah satu favorit juara musim ini, harus mengakhiri balapan lebih awal akibat masalah pada ban. Insiden tersebut terjadi setelah motor yang dikendarainya menghantam kerb sehingga menyebabkan puncture.
Kegagalan Marquez finis membuat Ducati untuk pertama kalinya dalam 88 balapan tidak berhasil meraih podium di kelas utama MotoGP.
Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, bahkan mengakui bahwa motor Ducati kemungkinan tidak lagi menjadi yang tercepat di grid seperti dalam beberapa musim sebelumnya.
Baca Juga: Franco Morbidelli Bongkar Kelemahan Ducati GP25 Usai MotoGP Thailand 2026
Ekspresi Bos Ducati Jadi Sorotan
Suasana berbeda di garasi Ducati juga menjadi perhatian banyak pihak di paddock. Pelatih balap sekaligus ayah dari mantan juara dunia Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo, mengungkapkan bahwa ia melihat ekspresi kekhawatiran dari para petinggi Ducati selama balapan berlangsung.
Dalam podcast Fast & Curious, Chicho menyebut bahwa Davide Tardozzi dan Luigi “Gigi” Dall’Igna terlihat sangat tegang, sesuatu yang jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir ketika Ducati mendominasi kejuaraan.
“Di Buriram kami akhirnya memahami bahwa prediksi dari tes musim dingin tidak selalu akurat,” kata Chicho Lorenzo.
“Saya melihat banyak kekhawatiran di garasi Ducati, terutama dari Davide Tardozzi yang biasanya tidak menyembunyikan emosinya. Bahkan Gigi Dall’Igna juga terlihat sangat khawatir,” ujarnya.
Beberapa mekanik Ducati bahkan terlihat menunjukkan gestur frustrasi saat balapan berlangsung, menandakan tekanan yang dirasakan tim.
Marc Marquez Disebut Belum Sepenuhnya Fit
Selain persoalan performa motor, kondisi fisik Marc Marquez juga menjadi sorotan sepanjang akhir pekan di Thailand.
Juara dunia delapan kali itu diketahui masih dalam proses pemulihan dari cedera tulang selangka yang dialaminya pada akhir musim 2025. Beberapa sumber di paddock menyebut Marquez tampak kelelahan selama rangkaian balapan di Buriram.
Mantan pembalap MotoGP yang kini menjadi analis, Sylvain Guintoli, bahkan menilai Marquez terlihat berada dalam “masalah besar” ketika performanya menurun sebelum akhirnya gagal menyelesaikan balapan.
Baca Juga: Fabio Di Giannantonio: Ducati Sebenarnya Bisa Rebut Podium di MotoGP Thailand 2026
Seri Brasil Jadi Penentu Peta Persaingan
MotoGP 2026 masih menyisakan perjalanan panjang dengan total 22 seri balapan sepanjang musim.
Seri berikutnya di Brasil diperkirakan akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kekuatan masing-masing pabrikan. Sirkuit baru yang akan digunakan membuat semua tim memulai dengan data yang relatif minim.
Jika Aprilia kembali mampu tampil dominan seperti di Buriram, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi pesaing utama Ducati dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.
Ikuti Ihram.co.id
