AS Roma harus mengubur ambisi mereka di ajang Coppa Italia setelah ditumbangkan Torino pada babak 16 besar. Bermain di hadapan pendukung sendiri, skuad asuhan Gian Piero Gasperini harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis.

Laga yang digelar di Stadion Olimpico pada Rabu (14/1/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Torino. Hasil ini memastikan langkah Giallorossi terhenti lebih awal di turnamen domestik tersebut.

Tanggapan Gian Piero Gasperini

Gian Piero Gasperini. (foto: Reuters/daniele Mascolo)
Gian Piero Gasperini. (Foto: REUTERS/Daniele Mascolo)

Menanggapi kegagalan ini, pelatih Gian Piero Gasperini mengaku tidak menyesali hasil tersebut secara berlebihan. Ia menilai jadwal padat menjadi faktor utama sulitnya menjaga konsistensi di berbagai ajang sekaligus.

“Saya mengucapkan selamat kepada mereka. Sayang sekali malam ini dirusak, seharusnya bisa menjadi malam yang membanggakan bagi kami. Saya mengucapkan selamat kepada mereka,” ujar Gasperini sebagaimana dikutip dari Football Italia.

Gasperini menekankan bahwa saat ini timnya harus bersikap realistis. Mengingat AS Roma masih bersaing ketat di papan atas Serie A dan masih aktif di Liga Europa, rotasi dan prioritas menjadi hal yang tidak terhindarkan.

“Sekarang saatnya liga. Saya minta maaf kepada tim dan para penggemar, tetapi sulit untuk bermain di semua kompetisi. Kami harus menerimanya. Saya tidak kecewa,” sambungnya.

Persaingan di Klasemen Liga Italia

Kekalahan ini membuat fokus Roma kini sepenuhnya beralih ke kompetisi liga. Saat ini, Roma berada di posisi kelima klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 39 poin dari 20 pertandingan yang telah dijalani.

Posisi tersebut membuat Roma tertinggal empat poin dari Inter Milan yang bertengger di puncak klasemen. Situasi semakin menantang bagi Roma karena Inter Milan baru memainkan 19 pertandingan, sehingga selisih poin berpotensi semakin menjauh.

KlubMainPoinPosisi
Inter Milan19431
AS Roma20395

Dengan tersingkirnya dari Coppa Italia, Gasperini berharap anak asuhnya bisa lebih maksimal dalam mengejar ketertinggalan di Serie A demi mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.