— Pembalap muda Mercedes-AMG Petronas Formula One Team, Andrea Kimi Antonelli, mencatat momen bersejarah dengan merebut pole position pada sesi kualifikasi F1 GP China 2026.

Pole tersebut diraih Antonelli setelah drama menimpa rekan setimnya George Russell, yang sebelumnya difavoritkan menjadi yang tercepat namun mengalami masalah teknis di sesi penentuan Q3.

Berkat hasil tersebut, Antonelli tidak hanya mengamankan pole pertamanya di Formula One, tetapi juga mencetak rekor sebagai polesitter termuda dalam sejarah F1, melampaui catatan yang sebelumnya dipegang Sebastian Vettel.

Baca Juga: Hasil Sprint Race F1 GP China 2026: Russell Menang, Ferrari Tempel Ketat

Masalah Mobil Hantam Russell di Q3

Drama terjadi pada sesi Q3 yang berlangsung di Shanghai International Circuit. Russell yang memimpin klasemen sementara musim ini sempat melaporkan masalah pada sayap depan mobil Mercedes miliknya.

Situasi semakin rumit ketika mobilnya berhenti di lintasan saat hendak memulai percobaan lap cepat terakhir.

Tim Mercedes berusaha keras memperbaiki masalah tersebut agar George Russell masih memiliki kesempatan mencatatkan waktu. Upaya tersebut berhasil membuatnya kembali ke lintasan untuk satu percobaan terakhir.

Namun lap yang dicatat Russell masih terpaut 0,222 detik dari waktu Antonelli, sehingga ia harus puas memulai balapan dari posisi kedua.

Antonelli Manfaatkan Kesempatan

Kesempatan yang muncul akibat masalah Russell dimanfaatkan dengan sempurna oleh Antonelli.

Pembalap asal Italia berusia 19 tahun itu mencatatkan waktu terbaik yang tidak mampu disalip oleh rival-rivalnya hingga akhir sesi.

Pole ini menjadi tonggak penting bagi Antonelli yang baru menjalani musim debutnya bersama Mercedes.

Selain pole pertama, ia juga mencatat sejarah sebagai polesitter termuda dalam sejarah F1, mengalahkan rekor yang sebelumnya dibuat Vettel pada 2008.

Ferrari Tempati Baris Kedua

Di belakang duo Mercedes, pembalap Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton, menempati posisi ketiga setelah mencatatkan waktu hanya terpaut 0,351 detik dari pole milik Antonelli.

Hamilton berhasil mengungguli rekan setimnya Charles Leclerc, yang akan memulai balapan dari posisi keempat.

Hasil tersebut membuat Ferrari mengamankan dua posisi di baris kedua grid.

Baca Juga: Lewis Hamilton Curiga Mercedes Pakai “Party Mode” untuk Dominasi Kualifikasi F1 2026

McLaren Kuasai Baris Ketiga

Tim McLaren menempatkan dua mobilnya di baris ketiga grid.

Oscar Piastri berhasil mencatatkan waktu lebih cepat dibandingkan juara dunia bertahan Lando Norris, sehingga memulai balapan dari posisi kelima.

Sementara itu pembalap Alpine F1 Team, Pierre Gasly, kembali tampil impresif dengan mengamankan posisi ketujuh.

Verstappen Kesulitan di Kualifikasi

Juara dunia empat kali Max Verstappen mengalami sesi kualifikasi yang sulit bersama Red Bull Racing.

Verstappen hanya mampu menempati posisi kedelapan, terpaut hampir satu detik dari waktu pole Antonelli.

Di belakangnya, rekan setimnya Isack Hadjar berada di posisi kesembilan, sementara pembalap Haas F1 Team, Ollie Bearman, melengkapi sepuluh besar.

Baca Juga: Max Verstappen Kehabisan Kata-Kata Setelah Hasil Sprint Race Buruk di F1 GP China 2026

Persaingan Ketat di Q2

Pertarungan menuju Q3 berlangsung sangat ketat di sesi Q2.

Pembalap Audi Formula 1 Team, Nico Hulkenberg, gagal lolos ke Q3 dengan selisih hanya 0,002 detik.

Sementara pembalap Alpine F1 Team, Franco Colapinto, juga hampir menembus Q3 tetapi harus puas di posisi ke-12 setelah terpaut 0,005 detik dari batas lolos.

Sesi Q2 sempat terganggu setelah pembalap Audi Gabriel Bortoleto mengalami spin di tikungan terakhir, yang memicu bendera kuning ganda dan memengaruhi percobaan terakhir beberapa pembalap.

Williams dan Aston Martin Tersingkir Lebih Awal

Tim Williams Racing kembali gagal meloloskan mobilnya dari Q1.

Carlos Sainz hanya mampu mencatat waktu terbaik untuk posisi ke-17, sementara rekan setimnya Alex Albon berada di posisi ke-18 dan menyebut mobil FW48 miliknya “sangat buruk”.

Sementara itu, juara dunia dua kali Fernando Alonso mengalami sesi kualifikasi sulit bersama Aston Martin F1 Team dengan menempati posisi ke-19.

Di bagian belakang grid, tim pendatang baru Cadillac Formula 1 Team mencatat momen kecil bersejarah ketika Valtteri Bottas berhasil mengungguli pembalap Aston Martin Lance Stroll.

Namun rekan setim Bottas, Sergio Perez, harus puas berada di posisi terakhir setelah tertinggal hampir empat detik dari waktu tercepat.