— Pembalap veteran Fernando Alonso secara terbuka mengakui bahwa timnya, Aston Martin F1 Team, masih menghadapi berbagai persoalan teknis menjelang putaran berikutnya Formula One di Chinese Grand Prix.

Pengakuan tersebut muncul setelah akhir pekan yang sangat sulit bagi Aston Martin pada Australian Grand Prix di Melbourne, di mana kedua mobil tim mengalami sejumlah masalah teknis yang menghambat performa sepanjang balapan.

Alonso menegaskan bahwa timnya harus tetap bekerja keras meski belum melihat solusi cepat untuk memperbaiki performa mobil.

Baca Juga: Fernando Alonso Akui Aston Martin Tertinggal di F1 2026, Targetkan Perbaikan Besar

Balapan Sulit di Melbourne

Pada balapan di Albert Park Circuit, Alonso sebenarnya sempat membuat awal yang menjanjikan. Ia berhasil melesat dari posisi start ke-17 hingga masuk posisi ke-10 hanya dalam beberapa lap awal.

Namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Aston Martin kemudian menemukan anomali data pada mobil Alonso yang memaksanya masuk pit lane untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah sempat kembali ke lintasan, tim kembali menemukan masalah teknis lain sehingga mobil harus dibawa masuk ke garasi untuk perbaikan yang cukup lama. Pit stop tersebut bahkan berlangsung lebih dari 16 menit karena tim melakukan sejumlah penyesuaian pada mobil.

Alonso kemudian kembali ke lintasan untuk mengumpulkan data, namun setelah menjalani sekitar 21 lap tim akhirnya memutuskan menghentikan balapannya guna melindungi komponen penting mobil seperti baterai dan sistem energi.

Alonso: GP China Tidak Akan Banyak Berubah

Menghadapi seri berikutnya di Shanghai, Alonso mengaku tidak terlalu optimistis Aston Martin bisa langsung memperbaiki situasi dalam waktu singkat.

Menurutnya, mobil dan unit tenaga yang digunakan masih sama sehingga kemungkinan besar tim masih akan menghadapi tantangan serupa.

“Tidak akan ada perbedaan besar,” ujar Alonso.

“Kami akan menggunakan mobil dan unit tenaga yang sama pada balapan berikutnya, jadi saya memperkirakan akhir pekan yang sulit lagi.” lanjutnya.

Meski demikian, pembalap Spanyol tersebut menegaskan bahwa tim tidak boleh menyerah dan harus terus mencoba berbagai solusi teknis, terutama dalam pengembangan sasis dan pengaturan mobil.

Masalah Getaran Masih Mengganggu

Selain persoalan reliabilitas, Alonso juga mengungkap adanya masalah getaran yang masih memengaruhi performa mobil Aston Martin.

Menurutnya, tim teknis dari Honda Racing Corporation telah mencoba melakukan beberapa modifikasi untuk mengurangi getaran pada sistem baterai sejak pengujian pramusim di Bahrain. Namun hingga kini solusi tersebut belum sepenuhnya efektif pada bagian sasis mobil.

“Mengemudi dengan tingkat getaran seperti ini bukanlah perasaan yang ideal,” kata Alonso.

Tim kini masih mencari cara untuk mengisolasi komponen baterai dengan lebih baik agar tidak memengaruhi stabilitas mobil di lintasan.

Lance Stroll Soroti Minimnya Kecepatan

Rekan setim Alonso, Lance Stroll, juga mengalami akhir pekan yang sulit di Australia.

Stroll sempat menjalani balapan cukup lama sebelum tim melakukan pit stop panjang yang memakan waktu sekitar 18 menit untuk melakukan penyesuaian teknis pada mobil.

Setelah kembali ke lintasan untuk beberapa lap tambahan, tim akhirnya memutuskan menghentikan balapannya setelah 43 lap demi menjaga komponen mobil.

Menurut Stroll, masalah utama Aston Martin saat ini adalah kurangnya kecepatan serta reliabilitas mobil.

“Masalah terbesar kami adalah kami tidak punya kecepatan, dan juga tidak punya reliabilitas,” ujarnya.

Aston Martin Fokus Mengumpulkan Data

Meski hasil balapan tidak memuaskan, pejabat tim Aston Martin Mike Krack menilai tim masih mendapatkan manfaat dari data yang dikumpulkan sepanjang akhir pekan.

Menurutnya, jumlah lap yang berhasil dijalani kedua mobil memberikan informasi penting untuk membantu tim memahami masalah mobil secara lebih mendalam.

Ia juga menjelaskan bahwa keputusan menghentikan kedua mobil lebih awal dilakukan bersama tim dan pemasok mesin untuk melindungi komponen yang tersedia.

Baca Juga: Pembalap F1 Kritik Mobil Baru 2026, Norris: Kami Menunggu Kecelakaan Besar Terjadi

Sementara itu, perwakilan Honda di lintasan, Shintaro Orihara, menyatakan pihaknya masih berupaya meningkatkan ketersediaan komponen baterai guna mendukung tim.

Dengan berbagai persoalan teknis yang masih membayangi, Aston Martin berharap seri di Shanghai dapat menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki performa sekaligus mengumpulkan lebih banyak data bagi pengembangan mobil sepanjang musim Formula 1 2026.