Ihram.co.id — Pertandingan Knockout Stage M7 World Championship hari pertama pada Minggu, 18 Januari 2026, langsung menyajikan duel panas antar dua tim Filipina, Aurora Gaming PH melawan Team Liquid PH. Bermain dengan format Best of 3 (BO3), laga ini menjadi penentu awal perjalanan kedua tim di fase gugur, di mana pemenang berhak bertahan di Upper Bracket, sementara tim yang kalah harus turun ke Lower Bracket.
Sejak game pertama, tensi pertandingan sudah terasa tinggi. Aurora Gaming PH dan Team Liquid PH sama-sama menampilkan permainan disiplin, penuh perhitungan, serta adu strategi di setiap objektif penting. Hasil akhirnya, Aurora Gaming PH keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1 setelah melalui tiga game yang berlangsung sengit dan penuh momen krusial.
Game Pertama: Dominasi Agresif Aurora Gaming PH
Game pertama diawali dengan tempo lambat. Pada fase early game, kedua tim bermain sangat hati-hati dan fokus mengamankan objektif. Jungler Aurora Gaming PH sukses mengamankan Perfect Turtle, memberi keuntungan ekonomi awal bagi timnya.
Memasuki mid game hingga late game, Aurora Gaming PH mulai meningkatkan agresivitas. Pertarungan demi pertarungan di area Lord menjadi penentu arah permainan. Pada Lord pertama, Aurora Gaming PH memang berhasil mengamankan objektif, namun harus kehilangan tiga pemain. Situasi berbalik di Lord kedua, saat Team Liquid PH mengamankan Lord dan menumbangkan tiga pemain Aurora, meski mereka juga kehilangan dua pemain.
Tekanan terus berlanjut hingga Lord ketiga dan keempat. Pada momen krusial di Lord keempat, Aurora Gaming PH sukses mengamankan Lord sekaligus menumbangkan dua pemain Team Liquid PH. Dengan momentum tersebut, Aurora Gaming PH melakukan push terakhir dan menutup game pertama pada menit ke-23:19.
Game Kedua: Team Liquid PH Tampil Perkasa
Berbeda jauh dari game pembuka, game kedua sepenuhnya berada di bawah kendali Team Liquid PH. Sejak early game hingga late game, mereka tampil dominan dan minim kesalahan. Lord pertama berhasil diamankan secara gratis tanpa kontes dari Aurora Gaming PH.
Team Liquid PH langsung memanfaatkan keunggulan tersebut untuk menekan base Aurora. Meski sempat bertahan, Aurora Gaming PH akhirnya kewalahan. Pertempuran di mid lane menjadi titik balik ketika Team Liquid PH berhasil melakukan wipe out terhadap seluruh pemain Aurora.
Dengan keunggulan besar di sisi objektif dan jumlah pemain, Team Liquid PH langsung mengakhiri game kedua pada menit ke-12:09, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke game penentuan.
Game Ketiga: Comeback Dramatis Aurora Gaming PH
Game ketiga kembali berjalan ketat di awal. Kedua tim bermain penuh kehati-hatian, sementara jungler Aurora Gaming PH kembali mengamankan Perfect Turtle. Namun, Team Liquid PH sempat mendominasi jalannya mid game dan berhasil mengamankan Lord pertama.
Serangan Team Liquid PH ke base Aurora masih mampu dipatahkan. Momentum pertandingan berubah drastis pada pertempuran Lord kedua. Aurora Gaming PH sukses mengamankan Lord sekaligus melakukan wipe out terhadap seluruh pemain Team Liquid PH. Momen inilah yang menjadi titik balik comeback Aurora.
Dengan keunggulan penuh, Aurora Gaming PH langsung melakukan push ke base Team Liquid PH dan mengunci kemenangan game ketiga pada menit ke-16:19.
Aurora Bertahan di Upper Bracket
Kemenangan 2-1 ini memastikan Aurora Gaming PH tetap bertahan di Upper Bracket Knockout Stage M7 World Championship. Sementara itu, Team Liquid PH harus turun ke Lower Bracket dan menghadapi jalan yang lebih berat untuk tetap bertahan di turnamen.
Hasil ini menegaskan mental kuat Aurora Gaming PH dalam situasi krusial, sekaligus menjadi peringatan bagi tim-tim lain di M7 bahwa mereka siap melangkah jauh di fase gugur.
Ikuti Ihram.co.id
