Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tajam sebesar 68,27 poin atau 1,1% ke level 6.152,46 pada sejam perdagangan, Kamis (18/6/2026).
Pembukaan hari ini menunjukkan pergerakan di zona merah dengan rentang 6.073–6.197. Aktivitas pasar tetap tinggi meski indeks turun.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, tercatat 9,04 miliar lembar saham diperdagangkan pada periode tersebut dengan nilai transaksi sebesar Rp 7,08 triliun dan frekuensi mencapai 649.620 kali transaksi.
Jumlah saham yang menguat mencapai 186, sedangkan 446 saham melemah dan 156 saham stagnan. Kelompok saham LQ45 mengalami penurunan lebih dalam yakni 1,69%.
Pergerakan Saham Di Bursa Asia
Pada jam yang sama, indeks regional menunjukkan kinerja beragam. Straits Times di Singapura menguat 0,21% dan Nikkei di Jepang naik 1,65%. Sebaliknya, Shanghai melemah 0,36% dan Hang Seng di Hong Kong turun 1,79%.
Top Gainers
Lima saham tercatat sebagai penguat teratas dengan lonjakan harga antara 13% hingga 24%.
- PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) melonjak 24,78% ke Rp 705 (mentok auto rejection atas).
- PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) melejit 24,59% ke Rp 760 (mentok auto rejection atas).
- PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) naik 22,41% ke Rp 71.
- PT PP Presisi Tbk (PPRE) bertambah 15,79% ke Rp 110.
- PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) meningkat 13,9% ke Rp 1.270.
Top Losers
Sebaliknya, lima saham memimpin penurunan terbesar pada sesi pertama.
- PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) turun 13,1% ke Rp 126.
- PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) anjlok 12% ke Rp 3.080.
- PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) merosot 11,59% ke Rp 1.755.
- PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) ambles 10,92% ke Rp 212.
- PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) turun 10,64% ke Rp 630.
Ikuti Ihram.co.id
