Ihram.co.id — Masa depan Jorge Martin di MotoGP kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa pembalap asal Spanyol itu mulai meragukan rencananya bergabung dengan Yamaha pada musim 2027. Keraguan tersebut muncul setelah melihat langsung performa tim pabrikan asal Iwata itu yang kesulitan bersaing pada seri MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Buriram.
Hasil balapan di Buriram memperlihatkan kontras yang cukup tajam antara performa Aprilia—tim yang saat ini diperkuat Martin—dan Yamaha yang masih berjuang keluar dari krisis performa.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi bahwa keputusan Martin untuk meninggalkan Aprilia pada masa mendatang mungkin bukan langkah yang sepenuhnya aman bagi kariernya di MotoGP.
Baca Juga: Yamaha Cari Kandidat Tandem Jorge Martin untuk MotoGP 2027, Buka Peluang Rekrut Bintang Moto2
Aprilia Tampil Meyakinkan di Buriram
Pada balapan utama di Thailand, Jorge Martin tampil cukup kompetitif dengan finis di posisi keempat. Hasil tersebut mempertegas bahwa motor Aprilia RS-GP masih mampu bersaing di barisan depan.
Rekan setimnya, Marco Bezzecchi, bahkan tampil dominan dengan meraih kemenangan di Buriram. Pembalap tim satelit Trackhouse Racing, Raul Fernandez, berhasil mengamankan podium, sementara rookie Jepang Ai Ogura menutup balapan di lima besar.
Kehadiran tiga motor Aprilia di posisi lima besar menunjukkan perkembangan signifikan yang dicapai pabrikan asal Noale tersebut dalam beberapa musim terakhir.
Performa tersebut sekaligus menegaskan bahwa Aprilia kini bukan lagi sekadar penantang, tetapi telah berkembang menjadi salah satu kekuatan utama yang mampu menandingi dominasi Ducati di MotoGP.
Yamaha Terpuruk di Barisan Belakang
Berbanding terbalik dengan Aprilia, Yamaha justru menjalani akhir pekan yang berat di Buriram. Dua pembalap utama mereka, Fabio Quartararo dan Alex Rins, hanya mampu finis di posisi ke-14 dan ke-15.
Keduanya tertinggal jauh dari kelompok depan dengan selisih waktu yang mencapai puluhan detik dari pemenang balapan.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Yamaha masih mengalami kesulitan besar dalam meningkatkan daya saing motor mereka, terutama dalam hal akselerasi, kecepatan puncak, dan konsistensi performa sepanjang balapan.
Situasi ini membuat Yamaha kesulitan menandingi performa Ducati, Aprilia, maupun KTM yang saat ini memiliki paket motor lebih kompetitif.
Baca Juga: Jorge Martin Akui Bezzecchi di “Level Berbeda” pada MotoGP Thailand 2026
Media Spanyol: Martin Punya “Keraguan Serius”
Media Spanyol melaporkan bahwa Martin mulai memiliki “keraguan serius” terhadap rencana kepindahannya ke Yamaha pada musim 2027.
Pembalap berusia 27 tahun itu disebut mempertanyakan apakah proyek Yamaha benar-benar mampu membawanya kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Keraguan tersebut muncul karena Martin saat ini berada dalam lingkungan tim yang kompetitif di Aprilia. Jika performa RS-GP terus berkembang, meninggalkan tim tersebut bisa menjadi keputusan berisiko.
Di sisi lain, Yamaha masih berada dalam fase pembangunan ulang setelah beberapa musim terakhir mengalami penurunan performa.
Yamaha Masih Berjuang Bangkit
Sejak beberapa musim terakhir, Yamaha memang tengah menjalani proses restrukturisasi besar-besaran untuk mengembalikan daya saing mereka di MotoGP.
Pabrikan Jepang tersebut telah merekrut sejumlah insinyur baru serta meningkatkan investasi pada pengembangan aerodinamika dan mesin guna mengejar ketertinggalan dari para rival.
Namun hasil di lintasan menunjukkan bahwa proses kebangkitan Yamaha masih membutuhkan waktu.
MotoGP Thailand menjadi salah satu bukti bahwa mereka masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk kembali bersaing secara konsisten di barisan depan.
Masa Depan Martin Masih Terbuka
Meski rumor kepindahan Martin ke Yamaha semakin sering terdengar, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai kontrak jangka panjang untuk musim 2027.
Situasi di MotoGP juga dikenal sangat dinamis, di mana performa tim dan pembalap dapat berubah dengan cepat dari satu musim ke musim berikutnya.
Baca Juga: Proyek V4 Gagal Total di MotoGP Thailand 2026? Yamaha Dikabarkan Ingin Kembali ke Mesin Lama
Jika Yamaha berhasil memperbaiki performa motor mereka dalam beberapa musim ke depan, proyek tersebut tetap bisa menjadi pilihan menarik bagi Martin.
Namun jika Aprilia terus menunjukkan perkembangan signifikan, bukan tidak mungkin pembalap Spanyol itu akan mempertimbangkan kembali langkah kariernya sebelum benar-benar mengambil keputusan final.
Ikuti Ihram.co.id
