— Tim Nasional Indonesia U23 akan menghadapi lawan tangguh di semifinal Kejuaraan AFC U23 2026. Bukan tim unggulan yang diprediksi banyak pihak, melainkan China U23 yang menjelma menjadi “kuda hitam” dengan performa luar biasa, meski minim gol dan gaya permainan yang cenderung defensif.

Tim asuhan pelatih Cheng Yaodong ini sukses melaju ke babak empat besar tanpa terkalahkan, dengan catatan hanya mencetak satu gol dan belum pernah kebobolan satu pun sejak babak penyisihan grup. Pendekatan pragmatis, disiplin tinggi, dan pertahanan kokoh menjadi kunci keberhasilan mereka.

Kiper Li Hao Jadi Benteng Pertahanan

Aset terbesar China U23 terletak pada sosok kiper Li Hao. Pemain yang pernah menimba ilmu di akademi Atletico Madrid ini menjadi pilar utama di bawah mistar gawang. Berdasarkan statistik AFC, Li Hao telah melakukan lebih dari 24 penyelamatan dalam empat pertandingan yang dilakoni timnya, termasuk delapan penyelamatan krusial di perempat final yang mengamankan tiket semifinal.

Permainan aman dan fokus pada pertahanan menjadi ciri khas China U23. Mereka memprioritaskan pengamanan gawang, menjaga kerapatan formasi, meminimalkan kesalahan, dan mengandalkan keunggulan Li Hao. Satu-satunya gol tercipta saat kemenangan 1-0 atas Australia U23 di fase grup.

Di babak perempat final, China U23 berhasil menahan imbang Uzbekistan U23 sebelum akhirnya memastikan kemenangan melalui adu penalti. Selain pertahanan solid, kebugaran fisik dan ketahanan mental yang kuat juga membantu mereka meredam tekanan dari tim lawan yang dianggap lebih superior.

Sejarah Baru dan Tantangan Lini Depan

Pencapaian semifinal ini menandai sejarah baru bagi China U23 di Kejuaraan Asia U23. Ini adalah kali pertama mereka mampu menembus babak empat besar setelah enam kali berpartisipasi.

Namun, kelemahan terbesar tim ini masih terletak pada sektor serangan. Kurangnya kreativitas dalam membangun serangan, yang cenderung mengandalkan serangan balik cepat dan bola mati, menjadi tantangan tersendiri ketika mereka harus mengambil inisiatif permainan.

Hadapi Vietnam yang Sedang On Fire

Di semifinal, China U23 akan berhadapan dengan Vietnam U23. Tim asuhan pelatih Kim Sang-sik ini sedang dalam performa puncak, membukukan empat kemenangan beruntun, mencetak delapan gol, dan hanya kebobolan tiga gol. Vietnam U23 akan tampil sebagai tim favorit dalam laga ini.

Vietnam memiliki peluang besar untuk mengeksploitasi kelemahan lini serang China U23 jika mampu mempertahankan inisiatif serangan dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Kemenangan atas China U23 akan membuka jalan bagi Vietnam untuk meraih tiket final Kejuaraan Asia U23 untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.