— Pembalap Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton, menyatakan dirinya kini jauh lebih percaya diri menghadapi musim Formula 1 2026. Juara dunia tujuh kali tersebut menegaskan target utamanya adalah kembali meraih kemenangan dan mengejar gelar dunia kedelapan sepanjang kariernya.

Hamilton memasuki musim keduanya bersama Ferrari setelah menjalani debut yang sulit pada 2025. Meski gagal meraih podium sepanjang musim lalu, pembalap asal Inggris itu yakin dirinya dan tim kini berada dalam posisi yang lebih baik untuk bersaing di papan atas.

Pernyataan tersebut disampaikan Hamilton saat konferensi pers FIA menjelang seri pembuka musim, Australian Grand Prix, yang digelar di Melbourne akhir pekan ini.

Baca Juga: Ferrari Dominasi Hari Terakhir Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Leclerc Pimpin Klasemen

Target Besar: Kembali Menang

Hamilton menegaskan bahwa Ferrari menatap musim baru dengan satu tujuan utama, yakni meraih kemenangan dan kembali terlibat dalam perebutan gelar juara dunia.

Menurutnya, setiap tim di grid tentu memiliki ambisi yang sama, tetapi Ferrari kini berfokus memaksimalkan setiap peluang yang ada agar bisa bersaing di kelompok terdepan sejak awal musim.

“Tujuannya adalah menang. Itulah yang sedang kami kerjakan. Kami ingin memaksimalkan setiap kesempatan dan berharap bisa langsung bersaing di grup terdepan sejak balapan awal,” ujar Hamilton.

Jika berhasil meraih gelar dunia pada 2026, Hamilton akan mencatatkan sejarah sebagai pembalap pertama yang memenangkan delapan gelar juara dunia F1, melampaui rekornya sendiri.

Ferrari Datang dengan Modal Positif

Ferrari memasuki musim baru dengan optimisme setelah menjalani rangkaian tes pramusim yang cukup menjanjikan. Tim asal Maranello tersebut mencatatkan reliabilitas tinggi serta jarak tempuh pengujian yang besar selama pengujian musim dingin.

Hamilton menyebut tim telah bekerja keras selama jeda musim untuk memperbaiki kelemahan yang muncul pada musim sebelumnya.

Selain itu, Ferrari juga mencatatkan waktu kompetitif dalam sesi pengujian di Barcelona dan Bahrain, memberikan sinyal bahwa mereka memiliki potensi untuk bersaing dengan tim-tim papan atas.

Meski demikian, Hamilton tetap mewaspadai kekuatan para rival, terutama Mercedes-AMG Petronas Formula One Team dan Red Bull Racing yang diperkirakan masih menjadi penantang utama dalam perebutan gelar.

Lebih Nyaman di Musim Kedua Bersama Ferrari

Hamilton mengakui bahwa perasaannya jauh berbeda dibanding saat pertama kali bergabung dengan Ferrari pada 2025. Setelah satu musim beradaptasi, ia kini lebih memahami budaya tim dan cara kerja di dalam garasi.

Hal tersebut membuat proses kerja antara dirinya dan tim menjadi lebih lancar dibanding tahun sebelumnya.

“Sangat berbeda dibanding tahun pertama. Setelah menghabiskan satu tahun bersama tim, saya sekarang memahami budaya mereka dan bagaimana kami bekerja bersama,” kata Hamilton.

Ia menambahkan bahwa hubungan dengan tim kini jauh lebih solid, sehingga dirinya merasa lebih siap menghadapi tantangan musim baru.

Bangkit Setelah Musim Terburuk

Musim 2025 menjadi salah satu periode paling berat dalam karier Hamilton di Formula 1. Untuk pertama kalinya sepanjang kariernya, ia gagal meraih podium dalam satu musim penuh dan kalah performa dari rekan setimnya, Charles Leclerc.

Situasi tersebut sempat membuat Hamilton terlihat frustrasi dan memunculkan spekulasi mengenai masa depannya di F1.

Namun, pembalap berusia 41 tahun itu mengatakan bahwa masa jeda musim dingin membantunya melakukan refleksi dan menemukan kembali motivasinya.

Hamilton mengungkapkan bahwa ia memulai latihan intensif sejak Hari Natal dan fokus membangun kembali mentalitas positif.

Baca Juga: Ferrari Capai Lebih dari 4.500 km di Tes Bahrain, SF‑26 Tunjukkan Keandalan Tinggi

Ia juga menyebut proses “menemukan kembali dirinya” menjadi momen penting yang membuatnya kembali bersemangat menghadapi musim 2026.

Dengan kondisi mental yang lebih kuat serta persiapan tim yang lebih matang, Hamilton berharap Ferrari dapat kembali bersaing di barisan depan dan mengakhiri penantian panjang tim asal Italia tersebut untuk kembali meraih gelar juara dunia.