— Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kasus super flu yang terdeteksi di wilayah ibu kota. Meskipun demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi secara matang.

Kesiapan Pemprov DKI Jakarta

“Untuk yang berkaitan dengan super flu, saya secara khusus sudah meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk mempersiapkan itu. Memang sampai hari ini dari laporan yang ada, di Jakarta belum ada,” ujar Pramono di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (6/1/2026).

Pramono menekankan pentingnya kewaspadaan dan langkah pencegahan terhadap penyebaran super flu. Ia menambahkan, “Kalau ada pun, kita juga harus bersiap. Karena memang secara khusus saya sudah memanggil Kepala Dinas Kesehatan untuk hal yang berkaitan dengan super flu itu.”

Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan bahwa ia telah berkomunikasi langsung dengan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengenai isu super flu. Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi kesehatan warga di ibu kota.

Situasi Nasional ‘Super Flu’

Temuan kasus ‘Super Flu‘ atau varian dari influenza tipe A H3N2 yang disebut Subclade K di Indonesia belakangan ini memang telah memicu kekhawatiran publik. Data hingga akhir Desember 2025 mencatat sebanyak 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K tersebar di delapan provinsi. Provinsi Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak.