Ihram.co.id — Penyelenggara kejuaraan MotoGP dilaporkan tidak menginginkan perubahan komposisi tim satelit hingga musim 2027. Promotor, MotoGP Sports Entertainment Group (sebelumnya dikenal sebagai Dorna Sports), disebut menolak kemungkinan penambahan tim satelit baru untuk Ducati demi menjaga keseimbangan kompetisi.
Saat ini, paddock MotoGP 2026 diisi enam tim satelit. Setiap pabrikan memiliki tim pendukung selain tim pabrikan utama, dan struktur tersebut dinilai sudah ideal untuk menjaga distribusi kekuatan teknis tetap merata di grid.
Promotor menilai dominasi satu pabrikan melalui jumlah motor lebih banyak berpotensi mengganggu persaingan jangka panjang. Karena itu, struktur yang ada diupayakan tetap dipertahankan setidaknya hingga siklus kontrak berikutnya pada 2027.
Baca Juga: Ducati Diprediksi Masih Mendominasi MotoGP 2026, Ini 5 Alasannya
Ducati Jadi Pabrikan dengan Dua Tim Satelit
Dalam konfigurasi saat ini, Ducati menjadi satu-satunya pabrikan yang memiliki dua tim satelit sekaligus, yakni:
- Gresini Racing
- VR46 Racing Team
Sementara pabrikan lain seperti Yamaha, Honda, Aprilia, dan KTM hanya memiliki satu tim satelit masing-masing.
Kontrak antara tim satelit dan pabrikan akan berakhir pada 2026, sehingga membuka peluang perubahan kerja sama pada musim 2027. Namun promotor disebut ingin mempertahankan prinsip minimal satu tim satelit untuk setiap pabrikan dan mencegah ekspansi tambahan Ducati.
Ketertarikan Tim Satelit ke Ducati Dibatasi
Motor Ducati dikenal kompetitif dalam beberapa musim terakhir, sehingga menarik minat sejumlah tim satelit untuk menggunakan mesin pabrikan Italia tersebut.
Dalam diskusi Paddock Pass Podcast, jurnalis Neil Morrison mengungkapkan bahwa promotor ingin mempertahankan keseimbangan di mana setiap pabrikan memiliki setidaknya satu tim satelit.
Beberapa tim, termasuk Tech3, sempat dikaitkan dengan kemungkinan beralih ke Ducati. Investor Tech3, Guenther Steiner, bahkan pernah mengisyaratkan peluang tersebut.
Namun Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, menegaskan keinginannya agar Tech3 tetap bersama KTM. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya menjaga distribusi kekuatan teknis antar pabrikan.
VR46 Berpotensi Tinggalkan Ducati

Perubahan besar justru bisa datang dari VR46 Racing Team, tim milik legenda balap Valentino Rossi.
Sejak debut di kelas utama pada 2021, tim tersebut bekerja sama dengan Ducati dan memperkenalkan adik tiri Rossi, Luca Marini, ke MotoGP. Namun setelah enam musim bersama, VR46 dilaporkan tengah menjajaki kerja sama baru.
Sejumlah laporan menyebut VR46 sedang berdiskusi dengan Aprilia untuk memasok dua motor RS-GP mulai musim 2027. Jika kesepakatan tercapai, kemitraan panjang Rossi dengan Ducati akan berakhir.
Dampak bagi Ducati dan Peta Persaingan MotoGP
Jika VR46 benar-benar hengkang, Ducati berpotensi kehilangan dua motor di grid. Jumlah motor Ducati di lintasan dapat berkurang dari enam menjadi empat unit.
Baca Juga: Marc Marquez Bidik Gelar Kedelapan di MotoGP 2026
Bagi promotor MotoGP, skenario tersebut justru dianggap mendukung tujuan menjaga keseimbangan kompetisi dan mencegah dominasi satu pabrikan. Dengan negosiasi kontrak menuju musim 2027 semakin dekat, dinamika tim satelit diperkirakan menjadi isu utama yang menentukan peta persaingan MotoGP ke depan.
Ikuti Ihram.co.id
