Ihram.co.id — Bos Repsol Honda Team, Alberto Puig, menyebut langkah Pedro Acosta yang dikabarkan akan bergabung dengan Ducati sebagai keputusan berani. Pasalnya, pebalap muda Spanyol itu berpotensi satu garasi dengan Marc Marquez pada MotoGP 2027—era baru regulasi teknis kelas premier.
Kabar kepindahan Acosta ke Ducati mulai mencuat sejak awal musim 2026. Ia disebut telah mencapai kesepakatan untuk memperkuat pabrikan asal Borgo Panigale saat aturan teknis baru diterapkan pada 2027. Meski belum ada pengumuman resmi, spekulasi tersebut langsung memicu sorotan besar di paddock.
Baca Juga: Alberto Puig: Pedro Acosta Kini Selevel Marquez, Rossi hingga Stoner di MotoGP
Puig: Keputusan yang Menunjukkan Keberanian
Dalam wawancara dengan media Spanyol Diario AS usai seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand, Puig menilai keputusan Acosta mencerminkan mentalitas petarung.
“Acosta adalah pebalap hebat. Saya mengerti jika dia ingin mengukur dirinya melawan yang terbaik dan dengan motor yang sama. Itu haknya,” ujar Puig.
Menurutnya, tidak banyak pebalap yang berani secara sadar memilih menghadapi sosok seperti Marquez dalam satu tim pabrikan. Marquez dikenal sebagai salah satu rider paling dominan dalam sejarah MotoGP, dengan delapan gelar juara dunia di semua kelas dan reputasi kuat sebagai pengendara agresif serta teknis.
“Dia menunjukkan keberanian dan membuat keputusan yang berani. Pada saat yang sama, dia juga mencoba mengamankan motor terbaik, yaitu Ducati. Kita lihat bagaimana performanya nanti,” tambah Puig.
Berbagi garasi dengan Marquez bukan perkara mudah. Mantan rekan setimnya di Honda, Dani Pedrosa, pernah mengungkap bahwa tekanan internal bisa muncul bukan hanya dari performa di lintasan, tetapi juga dari dominasi psikologis setelah kemenangan.
Jika transfer ini terwujud, duel internal Ducati berpotensi menjadi pusat perhatian MotoGP 2027. Ducati sendiri dalam beberapa musim terakhir menjadi motor paling kompetitif di grid, menjadikan persaingan di dalam tim semakin krusial dalam perebutan gelar.
Baca Juga: Neil Hodgson: Kedatangan Pedro Acosta ke Ducati Bisa Picu Rivalitas Baru dengan Marc Marquez
Efek Domino di Bursa Pebalap
Spekulasi kedatangan Acosta juga memicu rumor hengkangnya Francesco Bagnaia dari Ducati. Juara dunia dua kali itu dilaporkan diminati oleh Aprilia Racing, yang menunjukkan perkembangan signifikan dalam performa motornya.
Meski regulasi baru 2027 berpotensi mengubah peta kekuatan, Aprilia dinilai memiliki fondasi teknis yang solid untuk bersaing di era mendatang.
MotoGP 2027 akan menjadi babak baru dengan regulasi teknis berbeda, termasuk perubahan pada spesifikasi mesin dan aerodinamika yang dirancang untuk meningkatkan persaingan dan efisiensi. Dalam konteks itu, komposisi pebalap di tim pabrikan akan sangat menentukan arah perebutan gelar.
Baca Juga: Ducati Dikabarkan Batal Rekrut Fabio Quartararo, Pedro Acosta Jadi Prioritas Utama
Jika Pedro Acosta benar-benar resmi bergabung dengan Ducati dan menjadi tandem Marc Marquez, MotoGP berpotensi menyajikan salah satu rivalitas internal paling sengit dalam sejarah modernnya. Seperti ditegaskan Puig, langkah tersebut adalah keputusan berani—dan bisa menjadi awal dari pertarungan besar di era baru kelas premier.
Ikuti Ihram.co.id
