— Shaqueel van Persie, putra pesepak bola legendaris Robin van Persie, mengalami kemunduran besar dalam kariernya. Pemain berusia 19 tahun itu menderita cedera lutut parah saat membela Feyenoord melawan Real Betis di ajang UEFA Europa League.

Cedera tersebut terjadi pada menit ke-73 pertandingan. Shaqueel yang baru saja masuk lapangan, harus ditarik keluar hanya 12 menit kemudian setelah mendarat dengan tidak semestinya pasca duel udara. Ia langsung memegangi lututnya kesakitan dan mendapatkan perawatan medis sebelum dibawa keluar dengan tandu.

Sebelumnya, Shaqueel van Persie baru saja mencetak gol profesional pertamanya untuk Feyenoord awal bulan ini, menandai tonggak penting dalam perjalanannya menjadi pesepak bola profesional. Debut profesionalnya sendiri ia jalani pada akhir tahun lalu.

Robin van Persie, yang kini juga menjadi pelatih di Feyenoord, mengungkapkan rasa kecewa mendalam atas cedera yang menimpa putranya. “Ini tidak terlihat bagus. Tes harus menunjukkan bagaimana kondisinya, tetapi tanda-tanda awal tidak bagus,” ujar Robin van Persie.

Ia menambahkan, “Anda memegang hati Anda ketika pemain cedera. Hari ini kebetulan Shaqueel, memang begitulah adanya. Anda berharap yang terbaik, tetapi ketika Anda mendengar tanda-tanda awal bahwa itu tidak baik, itu sangat menyakitkan.”

Pertandingan antara Feyenoord melawan Real Betis berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu. Kekalahan ini membuat Feyenoord memiliki peluang kecil untuk lolos ke babak 16 besar Liga Europa melalui babak play-off.

Para penggemar Feyenoord kini menantikan pembaruan dari klub mengenai perkiraan waktu kembalinya Shaqueel van Persie ke lapangan hijau.