— Raheem Sterling telah resmi melanjutkan kariernya di Belanda dengan menyepakati kepindahan ke Feyenoord hingga akhir musim 2025/2026. Keputusan ini diambil setelah pemain berusia 31 tahun tersebut berpisah dengan Chelsea lebih cepat dari kontrak awalnya, menjadikannya sebagai pemain bebas transfer.

Status bebas transfer ini memberikan Sterling kendali penuh atas langkah selanjutnya dalam kariernya. Ia mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya dalam waktu yang lama ia memiliki kesempatan untuk mengontrol arah kariernya. “Sebagai pemain bebas transfer, untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, saya memiliki kesempatan untuk mengendalikan langkah berikutnya dalam karier saya,” ujar Sterling, dilansir dari berbagai sumber.

Karier Baru di Eredivisie

Sterling bergabung dengan Feyenoord setelah kontraknya dengan Chelsea diakhiri secara mutual pada akhir Januari 2026, 18 bulan lebih awal dari kesepakatan awal. Ia tidak tampil dalam laga kompetitif sejak Mei 2025 dan musim ini berlatih terpisah dari tim utama Chelsea. Sebelumnya, Sterling didatangkan dari Manchester City pada musim panas 2022 dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 47,5 juta pounds.

Sebelumnya, Sterling sempat dipinjamkan ke Arsenal untuk musim 2024-2025, namun kontribusinya terbatas dengan hanya mencetak satu gol dalam 28 pertandingan dan tujuh kali menjadi starter di liga. Kepindahannya ke Feyenoord menandai babak baru dalam karier pemain timnas Inggris yang telah mengoleksi 82 caps tersebut.

Ambisi Feyenoord dan Harapan Van Persie

Pelatih Feyenoord, Robin van Persie, menyambut positif kedatangan Sterling. Ia menilai pengalaman dan kualitas Sterling dapat memberikan dampak langsung bagi timnya yang saat ini berada di posisi kedua klasemen Eredivisie, tertinggal 17 poin dari pemuncak klasemen PSV. Van Persie yakin Sterling akan menjadi tambahan berharga bagi tim.

“Rekam jejak sepak bola (Sterling) berbicara dengan sendirinya. Dia adalah pemain yang kualitasnya tanpa diragukan lagi dapat mengubah hasil sebuah pertandingan,” kata Van Persie, dilansir dari berbagai sumber. “Saya yakin dia akan menjadi tambahan yang berharga bagi tim saat kami bekerja menuju pencapaian tujuan kami di paruh kedua musim ini.”

Feyenoord, yang telah 16 kali menjuarai liga Belanda dan terakhir pada tahun 2023, berambisi finis di dua besar untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Dengan pengalaman Sterling yang luas, termasuk 396 penampilan di Premier League, ia diharapkan dapat menambah daya saing tim dalam perburuan target tersebut.

Keputusan Strategis Sterling

Sterling mengungkapkan bahwa ia mengambil waktu untuk berbicara dengan berbagai klub dan pelatih kepala untuk memahami peran yang dibayangkan untuknya dan memastikan ia dapat memberikan nilai tambah dalam babak karier berikutnya. Keputusan untuk bergabung dengan Feyenoord, di mana ia akan bermain di bawah asuhan mantan penyerang Manchester United dan Arsenal, Robin van Persie, menjadi pilihan utamanya setelah melakukan diskusi mendalam.

“Setelah berbicara secara mendetail dengan Robin, saya yakin bahwa Feyenoord adalah tempat di mana saya bisa bahagia dan memantapkan diri sebagai anggota tim yang berharga,” ujar Sterling. “Bermain di luar negeri adalah tantangan baru bagi saya, dan saya siap untuk merangkulnya. Sejujurnya, saya hanya bersemangat untuk memulai.”

Meskipun ada minat dari 18 klub di empat liga top Eropa, Sterling memilih Feyenoord, menekankan bahwa ia mencari tempat di mana ia bisa merasa nyaman dan memberikan kontribusi signifikan. Keputusan ini juga didorong oleh keinginan untuk bermain di luar negeri, sebuah langkah yang belum pernah ia ambil sebelumnya dalam karier profesionalnya.

Perjalanan Karier yang Berliku

Sterling meninggalkan Chelsea setelah kesepakatan bersama untuk mengakhiri kontraknya yang masih tersisa 18 bulan. Ia menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di klub, dengan gaji dilaporkan lebih dari 300.000 pounds per pekan, namun tidak masuk dalam rencana pelatih Enzo Maresca. Kepindahan senilai 47,5 juta pounds dari Manchester City pada 2022 tidak berjalan sesuai harapan, di mana ia hanya mencatatkan 81 penampilan dan mencetak 19 gol selama di Stamford Bridge.

Karier Sterling di Inggris telah berlangsung selama 14 tahun sejak debutnya di Liverpool pada tahun 2012. Selama waktunya di Premier League, ia telah mencetak 123 gol dalam 396 penampilan. Kepindahannya ke Feyenoord menandai tantangan baru di luar kancah sepak bola Inggris yang telah lama ia geluti.