Industri reksa dana Indonesia menunjukkan ketahanan di tengah tekanan pasar keuangan sepanjang 2026. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan, nilai aktiva bersih (NAB) industri mencapai Rp 685,76 triliun hingga akhir Mei 2026.
Di tengah dinamika tersebut, PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) melaporkan pertumbuhan positif pada kuartal I-2026, baik dari sisi dana kelolaan maupun jumlah investor.
Perkembangan Dana Kelolaan dan Basis Investor
Hingga akhir kuartal I/2026, total dana kelolaan Sucor AM tercatat Rp 47,22 triliun. Perusahaan juga mencatat jumlah investor aktif lebih dari 900 ribu, menempatkan Sucor AM sebagai salah satu manajer investasi dengan basis investor ritel terbesar di Indonesia.
Direktur Investasi Sucor AM, Dimas Yusuf, menyebut beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut.
Ihram.co.id — “Peningkatan literasi keuangan, program investasi secara rutin, serta ekspansi jaringan distribusi menjadi pendorong utama pertumbuhan AUM dan investor Sucor AM pada kuartal I-2026,”
Kontribusi Produk Pasar Uang
Produk reksa dana pasar uang menjadi kontributor utama kinerja perusahaan. Dalam kondisi pasar yang mendorong sikap wait and see di kalangan investor, produk pasar uang tetap diminati karena profil risiko dan volatilitasnya yang relatif rendah serta memberikan likuiditas.
Dimas menyebut kinerja dua produk pasar uang Sucor AM per 8 Juni 2026.
“Produk Sucorinvest Money Market Fund (SMMF) mampu mencatatkan kinerja 4,78% year-on-year (YoY) dan Sucorinvest Sharia Money Market Fund (SSMMF) mencatatkan kinerja 4,47% YoY per 8 Juni 2026. Tingginya minat investor terhadap SSMMF juga terlihat dari antusiasme pasar yang sempat membuat produk ini sold out, sehingga kami melakukan penambahan unit penyertaan untuk mengakomodasi kebutuhan investor,”
Strategi Ke Depan
Sucor AM menyatakan akan terus memperkuat strategi investasi dan manajemen risiko untuk menjaga kinerja portofolio serta meningkatkan kepercayaan investor.
Perusahaan berencana melakukan analisis mendalam terhadap perkembangan arah suku bunga acuan, data ekonomi, serta kebijakan terkini yang berpotensi memengaruhi pasar obligasi dan saham.
Untuk reksa dana saham, Sucor AM akan mempertahankan fokus pada pemilihan saham dengan fundamental kuat dan valuasi menarik. Pada reksa dana pendapatan tetap dan sukuk, perusahaan menerapkan pengelolaan aktif melalui strategi manajemen durasi serta memperkuat analisis kualitas kredit dengan proses seleksi yang lebih ketat terhadap penerbit obligasi yang memiliki fundamental solid, profil risiko terukur, dan likuiditas memadai.
Ikuti Ihram.co.id
