— Legenda balap motor dunia Valentino Rossi menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk kembali mengendarai motor MotoGP setelah pensiun dari ajang tersebut pada 2021.

Pernyataan tersebut disampaikan Rossi dalam sebuah acara makan malam khusus Hall of Fame MotoGP yang digelar pada musim lalu. Dalam sesi diskusi yang juga menghadirkan beberapa mantan rivalnya, Rossi secara tegas menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya kembali menunggangi motor MotoGP.

Menurut Rossi, keinginannya untuk mengendarai motor prototipe kelas utama itu sudah tidak ada lagi sejak ia memutuskan pensiun dari balapan Grand Prix.

Baca Juga: Tim Valentino Rossi Dipastikan Tidak Tinggalkan Ducati Pada MotoGP 2027, Kontrak Baru Segera Diumumkan

Rossi Jawab Tegas Pertanyaan Dani Pedrosa

Dalam acara tersebut, mantan rivalnya Dani Pedrosa bertanya langsung kepada Rossi kapan ia akan kembali mengendarai motor MotoGP.

Jawaban Rossi cukup mengejutkan.

“Tidak akan pernah,” ujar Rossi.

Ia mengungkapkan bahwa banyak orang sering menanyakan hal yang sama, terutama apakah ia tertarik menjadi pembalap penguji seperti beberapa mantan pembalap MotoGP lainnya.

Namun Rossi menilai bahwa tanpa motivasi untuk berkompetisi, tidak ada alasan baginya untuk kembali mengendarai motor MotoGP.

“Banyak orang bertanya apakah saya ingin mengetes motor MotoGP lagi. Tapi kalau kamu tidak balapan, kamu tidak dipaksa melakukannya,” kata Rossi.

Ia bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak merindukan sensasi mengendarai motor MotoGP.

“Sejujurnya saya tidak merindukannya. Saya tidak ingin mengendarainya lagi,” tambahnya.

Berbeda dengan Mantan Rivalnya

Keputusan Rossi tersebut cukup berbeda dengan beberapa mantan rivalnya di era MotoGP modern yang masih aktif mengendarai motor prototipe sebagai pembalap penguji.

Beberapa di antaranya adalah Casey Stoner, Jorge Lorenzo, serta Dani Pedrosa yang hingga kini masih terlibat dalam program pengembangan motor MotoGP.

Namun bagi Rossi, aktivitas tersebut bukanlah sesuatu yang ia butuhkan setelah menutup karier panjangnya di MotoGP.

Sebagai informasi, Rossi mengakhiri kariernya setelah menjalani 372 start di kelas utama, jumlah yang menjadi rekor dalam sejarah MotoGP. Balapan terakhirnya berlangsung di Valencia Grand Prix pada akhir musim 2021.

Tetap Aktif Berkendara Bersama VR46 Academy

Meski tidak lagi mengendarai motor MotoGP, Rossi tetap aktif berkendara bersama para pembalap muda di VR46 Riders Academy, akademi balap yang ia dirikan untuk membina talenta Italia.

Dalam sesi latihan tersebut, Rossi biasanya menggunakan motor produksi massal seperti Yamaha YZF-R1 atau Yamaha YZF-R6.

Para pembalap akademi juga kerap berlatih menggunakan motor mini balap Ohvale di lintasan kecil untuk meningkatkan teknik balap mereka.

Rossi mengatakan ia masih rutin berlatih bersama sejumlah pembalap MotoGP yang berasal dari akademinya.

Di antaranya adalah Francesco Bagnaia, adiknya Luca Marini, Marco Bezzecchi, serta Franco Morbidelli.

Kini Fokus Melatih dan Balap Mobil

Selain melatih pembalap muda, Rossi juga aktif memberikan masukan mengenai strategi balapan dan cara mengelola akhir pekan Grand Prix.

Ia sering mengamati langsung performa para pembalap akademinya di lintasan untuk memberikan saran teknis maupun mental.

Setelah pensiun dari MotoGP, Rossi juga memulai karier baru di dunia balap mobil sport, khususnya dalam ajang balap ketahanan dan seri GT internasional.

Di sisi lain, Rossi tetap terlibat dalam MotoGP sebagai pemilik tim VR46 Racing Team, yang saat ini menjadi salah satu tim satelit penting di paddock.

Baca Juga: Valentino Rossi Turun Tangan Selamatkan Karier Francesco Bagnaia di Tengah Krisis Ducati

Meski tidak lagi mengendarai motor MotoGP, pengaruh Valentino Rossi dalam dunia balap motor masih terasa kuat, baik sebagai mentor pembalap muda maupun sebagai figur ikonik dalam sejarah MotoGP.