Wells Fargo memperkirakan harga emas berpotensi menembus US$6.000 per ons troi pada 2027, meski logam mulia itu sempat mengalami koreksi tajam beberapa bulan terakhir. Bank investasi ini menaikkan target jangka menengah setelah mempertimbangkan sejumlah faktor struktural.
Dalam laporan prospek pertengahan tahun, Wells Fargo menaikkan kisaran target harga emas untuk akhir 2026 menjadi US$5.300–5.500 per ons troi, sebelum melanjutkan proyeksi ke rentang US$5.800–6.000 pada akhir 2027.
Kepala Strategi Ekuitas Global dan Aset Riil Wells Fargo, Sameer Samana, menyatakan bahwa reli emas saat ini didorong oleh faktor struktural, bukan sekadar siklus jangka pendek.
Ihram.co.id — “Emas tetap menjadi salah satu ide investasi dengan keyakinan tertinggi yang kami miliki,” kata Samana.
Meski optimistis dalam jangka menengah hingga panjang, Wells Fargo memperingatkan kemungkinan tekanan jangka pendek. Harga emas menurut bank ini masih berpotensi turun di bawah US$4.000 per ons troi dalam periode tertentu.
Inflasi Dan Utang Jadi Penopang
Chief Investment Officer Wells Fargo, Darrell Cronk, mengatakan tema utama ekonomi global pada 2026 akan dipengaruhi oleh geopolitik, persaingan sumber daya strategis, dan perubahan rantai pasok.
Cronk menilai inflasi mungkin melandai pada paruh kedua 2026, tetapi kondisi inflasi rendah seperti sebelum pandemi tidak akan segera kembali. Faktor seperti tarif perdagangan, kenaikan biaya energi, belanja pemerintah yang besar, dan investasi untuk kecerdasan buatan diperkirakan menjaga tekanan inflasi pada level relatif tinggi.
Wells Fargo juga menyoroti defisit fiskal yang meningkat sebagai risiko yang kerap diremehkan pasar obligasi. Cronk mengatakan, “Saya pikir pasar sudah cukup lama salah membaca arah suku bunga.”
Bank melihat kombinasi inflasi yang tetap tinggi, defisit anggaran yang membesar, dan ketegangan geopolitik sebagai pendorong yang akan menopang harga emas dalam beberapa tahun ke depan.
Samana menambahkan bahwa peluang investasi emas saat ini menarik karena potensi kenaikan dinilai lebih besar dibandingkan risiko penurunan. “Untuk membuat emas tidak menarik, negara-negara di dunia harus mampu mengendalikan defisit anggaran dan menjaga stabilitas harga secara konsisten. Kenyataannya, pembuat kebijakan sering memilih jalan yang lebih mudah,” ujarnya.
Saat ini harga emas spot dilaporkan berada di kisaran US$4.357 per ons troi, naik sekitar 0,6% pada perdagangan terakhir, namun masih lebih dari 20% di bawah rekor tertinggi awal tahun.
Prospek Logam Industri
Selain emas, Wells Fargo juga optimistis terhadap logam industri seperti tembaga. Bank memandang pembangunan pusat data untuk AI, tren elektrifikasi global, dan kebutuhan infrastruktur energi akan terus mendukung permintaan logam dalam beberapa tahun mendatang.
Ikuti Ihram.co.id
