Ihram.co.id — Federasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar enam calon negara yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031. Indonesia termasuk dalam daftar negara yang bersaing untuk menjadi tuan rumah turnamen sepak bola paling bergengsi di benua Asia tersebut. Pengumuman ini disampaikan oleh AFC pada Rabu, 4 Februari 2026.
Persaingan untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2031 diprediksi akan sangat ketat. Indonesia akan bersaing dengan lima negara lain yang juga telah menyatakan minatnya, yaitu Australia, India, Korea Selatan, Kuwait, serta gabungan dari Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan. Masing-masing calon tuan rumah diberikan tenggat waktu hingga 30 Juni 2026 untuk menyerahkan seluruh dokumen bidding yang diperlukan kepada AFC. Proses seleksi ini merupakan bagian dari upaya AFC untuk terus meningkatkan standar penyelenggaraan turnamen demi kemajuan sepak bola Asia.
Indonesia Berupaya Jadi Tuan Rumah Tunggal
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya telah menyatakan bahwa Indonesia secara resmi memasukkan proposal bidding untuk menjadi tuan rumah tunggal Piala Asia 2031 sejak Desember 2024. Keputusan ini didasari oleh keberhasilan Indonesia dalam menyelenggarakan Piala Dunia U-17 2023 serta ketersediaan stadion-stadion berstandar internasional yang dimiliki Indonesia.
“Indonesia memasukkan bidding untuk menjadi tuan rumah tunggal Piala Asia 2031. Kami ingin menjadi single host di ajang bergengsi itu,” ujar Erick Thohir pada Desember 2024. Pengalaman menjadi tuan rumah bersama pada Piala Asia 2007 menjadi motivasi kuat bagi Indonesia untuk kali ini tampil sebagai tuan rumah tunggal.
Indonesia sebelumnya pernah menjadi tuan rumah Piala Asia pada tahun 2007, namun saat itu harus berbagi dengan tiga negara Asia Tenggara lainnya, yaitu Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Sejauh ini, hanya Thailand (1972) dan Singapura (1984) yang pernah menjadi tuan rumah tunggal Piala Asia dari negara-negara ASEAN. Keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 menjadi bukti kesiapan infrastruktur dan penyelenggaraan acara berskala internasional.
Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
AFC mengonfirmasi bahwa hingga saat ini, ada enam negara atau gabungan negara yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031. Daftar tersebut meliputi:
- Australia
- India
- Indonesia
- Korea Selatan
- Kuwait
- Kyrgyzstan, Tajikistan, Uzbekistan (tuan rumah bersama)
Proses bidding ini mencatatkan rekor partisipasi terbanyak dalam sejarah Piala Asia, menunjukkan meningkatnya minat dan kepercayaan terhadap kualitas penyelenggaraan turnamen di benua Asia. AFC berencana untuk mengumumkan tuan rumah terpilih pada tahun 2027, setelah melalui proses evaluasi yang komprehensif.
Stadion Potensial dan Persiapan Indonesia
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, menyebutkan bahwa Indonesia telah menyiapkan proposal bidding yang mencakup beberapa stadion potensial untuk menggelar pertandingan Piala Asia 2031. Lokasi-lokasi yang diusulkan antara lain Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta, Jakarta International Stadium (JIS), Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya, dan Stadion Utama Sumatra Utara di Medan.
PSSI meyakini bahwa Indonesia memiliki kapasitas yang memadai untuk menjadi tuan rumah tunggal. Keberhasilan penyelenggaraan berbagai ajang internasional sebelumnya, termasuk Piala Asia U-23 dan Piala AFF, serta pengalaman dalam menyelenggarakan pertandingan kualifikasi Piala Dunia, menjadi modal penting. Selain itu, Indonesia juga memiliki fasilitas stadion yang memenuhi standar FIFA, yang krusial untuk menggelar turnamen sebesar Piala Asia. Penunjukan tuan rumah Piala Asia 2031 dijadwalkan akan dilakukan pada tahun 2027, memberikan waktu yang cukup bagi calon tuan rumah untuk mempersiapkan diri.
Proses Bidding dan Penilaian AFC
AFC telah menetapkan timeline yang jelas untuk proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031. Setelah pengumuman kandidat, para negara yang berminat harus menyerahkan dokumen bidding lengkap pada 30 Juni 2026. AFC kemudian akan melakukan kunjungan inspeksi dan evaluasi terhadap proposal yang diajukan. Penilaian akan mencakup berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, keamanan, hingga kesiapan operasional dan finansial.
Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, menyatakan apresiasinya terhadap tingginya minat dari negara-negara anggota. Ia menekankan bahwa rekor jumlah penawaran ini menjadi bukti peningkatan citra dan daya tarik Piala Asia di kancah global. “Respon luar biasa ini menggarisbawahi masa depan sepak bola Asia yang cerah, dan saya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada semua asosiasi anggota yang telah menyampaikan minat mereka,” ujar Shaikh Salman.
Turnamen Piala Asia 2031 akan menjadi edisi ke-20 dari kompetisi tersebut dan menandai peringatan 75 tahun turnamen yang pertama kali digelar pada tahun 1956. Peningkatan standar kompetisi, seperti yang terlihat pada Piala Asia 2023 di Qatar yang memecahkan rekor jumlah penonton dan impresi digital, menjadi tolok ukur bagi AFC untuk terus mengembangkan turnamen ini.
Ikuti Ihram.co.id
